Pelatih RB Leipzig Ole Werner Kritik Keras Keputusan Tanpa Penalti dalam Kekalahan 0 -2
Pelatih RB Leipzig Ole Werner Kritik Keras Keputusan Tanpa Penalti dalam Kekalahan 0 -2- sumber: (getfootballnewsgermany)
Berita Bundesliga kembali memanas setelah laga seru antara RB Leipzig dan Bayern Munich. Pelatih kepala RB Leipzig, Ole Werner, angkat bicara di konferensi pers pasca pertandingan terkait keputusan kontroversial tentang tidak diberikannya penalti pada babak pertama.
Pada pertandingan itu, momen krusial terjadi ketika Antonio Nusa berhasil masuk ke kotak penalti Bayern dan mengalami kontak fisik dengan Josip Stanisic. Meski sudah ada tinjauan dari VAR, keputusan untuk memberikan penalti tidak diambil, bahkan pelanggaran pun tidak diakui.
Werner menyampaikan ketidakpuasannya terhadap keputusan tersebut dengan mengatakan, “Ini sungguh tidak masuk akal bahwa bahkan pelanggaran pun tidak dipanggil. Menurut saya, itu penalti. Kontaknya berada di garis. Dalam pertandingan seperti ini, Anda butuh keputusan-keputusan penting berpihak ke arah Anda demi mendapatkan kesempatan di sini. Kami tidak mendapatkan momen-momen tersebut hari ini — kemenangan ini memang pantas untuk Bayern.”
Pertanyaan yang menarik, apakah penalti tersebut bisa mengubah nasib Leipzig? Mengingat mereka kalah 0-2, kemungkinan memang kecil. Namun, jika keputusan tersebut diberikan, bisa jadi momentum permainan berubah total.
Di awal pertandingan, Leipzig sebenarnya sempat mencetak gol melalui Christoph Baumgartner, tetapi sayangnya, gol tersebut dianulir karena offside. Setelahnya, Bayern memperlihatkan tajinya dengan Harry Kane yang membuka keunggulan, kemudian disusul gol dari Luis Diaz yang memastikan kemenangan dan mengantar Bayern ke semifinal DFB-Pokal untuk pertama kalinya dalam enam tahun.
Artikel Tag: Bayern Munich, RB Leipzig, Ole Werner
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/pelatih-rb-leipzig-ole-werner-kritik-keras-keputusan-tanpa-penalti-dalam-kekalahan-0
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini