Pelatih Ungkap Gol Cepat Jadi Sumber Petaka Madura United
Pelatih Madura United, Carlos Parreira
Berita Super League Indonesia: Madura United harus pulang dari Bandung dengan kepala tunduk. Bertekad membawa poin sebagai oleh-oleh, Lulinha dan kawan-kawan justru dikalahkan dengan skor telak 0-5.
Gawang Diky Indriyana sudah kebobolan di menit 13 dari sundulan Ramon Tanque. Kondisi ini ditanggapi dengan buruk oleh para pemain Madura United karena itu langsung mengubah cara bermainnya dengan lebih menyerang.
Hal itu yang membuat celah pada barisan pertahanan jadi lebih banyak. Carlos Parreira menyebut Persib bisa mencetak dua gol tambahan karena memanfaatkan banyaknya ruang terbuka di area pertahanan timnya.
"Pertandingan malam ini tidak sesuai rencana. Kami terlalu cepat menganggap gol babak pertama sebagai hal yang tidak baik, jadi kami perlu mengubah cara bermain kami," ujar Carlos Parreira dalam wawancara usai laga di Stadion GBLA, Kamis (26/2).
Perubahan coba dilakukan Madura United pada babak kedua dengan permainan yang lebih agresif. Tetapi Persib sudah nyaman dengan keunggulan tiga gol dan akhirnya kian menjauh memasuki akhir pertandingan.
"Kami tidak bisa bereaksi seperti dengan yang kami harapkan terutama di babak pertama. Di babak kedua, kami lebih terbuka. Kami mulai mencoba untuk lebih menguasai bola, tetapi tidak berhasil," lanjutnya.
Pelatih asal Brasil ini menilai bahwa bukan target yang mudah membawa poin dari Bandung. Karena Persib merupakan tim elite yang sementara berada di puncak klasemen dan menjadi juara di dua musim terakhir.
Kekalahan ini coba diterima dan menjadi bahan untuk evaluasi jelang pertandingan berikutnya. "Ini adalah sepakbola dan kami bermain melawan tim yang sangat besar. Dan sekarang kami perlu fokus ke pertandingan kami sendiri melawan Malut," tukasnya.
Artikel Tag: Persib, madura united, Super League
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/pelatih-ungkap-gol-cepat-jadi-sumber-petaka-madura-united
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini