Pengaruh Man City dan Barca dalam Membentuk Manajer dan Pelatih Hebat
Pengaruh Man City dan Barca dalam Membentuk Manajer dan Pelatih Hebat - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Ketika Manchester City berpisah dengan Pep Guardiola setelah satu dekade, Enzo Maresca, yang pernah menjadi asistennya, menggantikan peran tersebut. Maresca, yang juga merupakan mantan murid Guardiola, merupakan bagian dari pohon pelatih yang dibangun Guardiola dan kini merambah ke klub-klub elit Eropa. Mantan pemain, asisten, dan rekan-rekan lainnya kini mengelola beberapa klub terbesar di Eropa. Beberapa di antaranya berhasil mencapai kesuksesan besar, sementara yang lain harus berjuang menghadapi beban asosiasi dengan Guardiola. Berikut adalah sepuluh cabang paling signifikan, berdasarkan trofi yang dimenangkan, tingkat kesulitan pekerjaan, dan perjalanan karier mereka.
1. Luis Enrique
Luis Enrique, yang pernah menggantikan peran Guardiola di Barça B, kini memimpin Paris Saint-Germain. Di bawah arahannya, PSG beralih dari tim bertabur bintang menjadi tim solid dan berhasil meraih dua gelar Liga Champions berturut-turut.
2. Mikel Arteta
Mikel Arteta, mantan asisten di Manchester City, mengubah Arsenal dari tim yang diragukan menjadi juara Liga Inggris dan pesaing Liga Champions. Strateginya mengedepankan pertahanan yang kokoh dan struktur tim yang kuat.
3. Vincent Kompany
Vincent Kompany, mantan kapten City, kini mengelola Bayern Munich. Setelah pengalaman dengan Anderlecht dan Burnley, ia membangun tim yang mengesankan di Bayern dengan gaya bermain yang agresif dan berhasil meraih dua gelar Bundesliga.
4. Enzo Maresca
Setelah sukses dengan Leicester City dan Chelsea, termasuk memenangkan Liga Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antar Klub, Maresca kini bertanggung jawab mengarahkan Manchester City setelah era sukses Guardiola.
5. Xabi Alonso
Xabi Alonso, mantan pemain Bayern, kini menjadi manajer Chelsea. Sebelumnya, ia mengantar Bayer Leverkusen meraih musim tak terkalahkan di Bundesliga dan mencapai final Liga Europa.
6. Cesc Fàbregas
Cesc Fàbregas membawa Como mencapai prestasi terbaiknya di Serie A, finis keempat, dan mengamankan tempat di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
7. Xavi
Xavi, mantan pemain Barca, sukses membawa Barcelona meraih gelar La Liga 2022/2023. Kini, ia menjadi pelatih tim nasional Belanda menuju Piala Dunia 2030.
8. Erik ten Hag
Erik ten Hag, yang pernah melatih tim cadangan Bayern, membawa Ajax ke semifinal Liga Champions 2019 dan memenangkan tiga gelar Eredivisie. Namun, kariernya di Manchester United dan Bayer Leverkusen tidak berlangsung sukses.
9. Domènec Torrent
Setelah 11 tahun menjadi asisten Guardiola, Torrent kini melatih Monterrey. Sebagai pelatih kepala, ia belum berhasil menaklukkan tantangan besar meskipun memiliki pengalaman dan wawasan yang luas.
10. Thierry Henry
Thierry Henry, mantan pemain Barcelona, belum berhasil mencetak kesuksesan besar sebagai pelatih. Meski begitu, ia tetap dihormati sebagai salah satu suara paling berpengaruh di dunia sepak bola.
Artikel Tag: Barcelona, Luis Enrique, Paris Saint-Germain, Mikel Arteta, Xavi
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/pengaruh-man-city-dan-barca-dalam-membentuk-manajer-dan-pelatih-hebat
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini