Persaingan Makin Ketat, Dean Huijsen Harus Buktikan Diri di Bernabeu
Dean Huijsen. (Foto: Jose Breton/Pics Action/NurPhoto)
Berita Sepak Bola: Dean Huijsen akan memasuki musim yang krusial untuk membuktikan kualitasnya setelah musim debutnya di Real Madrid yang kurang mengesankan.
Dean Huijsen merupakan salah satu pemain besar Real Madrid yang tidak dipanggil ke tim nasional negaranya untuk Piala Dunia 2026. Dalam kasus ini, mantan bek Bournemouth itu tidak dimasukkan ke dalam skuad Spanyol, di mana pelatih Luis de la Fuente lebih memilih kombinasi Pau Cubarsi, Eric Garcia, Mark Pubill, dan Aymeric Laporte, yang baru-baru ini ditawarkan ke Real Madrid.
Sulit untuk membantah keputusan De la Fuente, karena kombinasi Laporte dan Cubarsi telah membuat Spanyol hanya kebobolan satu gol sejauh ini di turnamen ini. Kesuksesan Cubarsi dan Laporte tentu akan membuat Huijsen merasa bahwa ia memiliki banyak hal untuk dibuktikan, dan seperti yang dilaporkan oleh Diario AS, musim mendatang bisa menjadi musim yang menentukan bagi bek tengah tersebut.
Musim pertama Huijsen di Bernabeu penuh dengan lika-liku. Awalnya, ia tampil memukau di Piala Dunia Antarklub di bawah arahan Xabi Alonso, mendapatkan tempat di tim inti dan membangkitkan antusiasme para pendukung Real Madrid. Di usianya yang baru 20 tahun, ia bersikap layaknya seorang veteran berpengalaman di posisi di mana pengalaman biasanya menjadi segalanya.
Namun masa bulan madu itu tidak berlangsung lama, karena kesalahan segera membuahkan hasil, dengan momen terendahnya terjadi pada pertandingan pekan ke-24 kontra Real Sociedad, ketika ia melakukan pelanggaran yang berujung penalti yang tidak perlu dan disambut dengan cemoohan dari sebagian tribun Bernabeu.
Pencoretan dirinya dari Piala Dunia mengonfirmasi apa yang telah menjadi rahasia umum, dan itu juga menandai pertama kalinya dalam sejarah Spanyol berkompetisi di turnamen tersebut tanpa satu pun pemain Real Madrid dalam skuad. Yang memperparah keadaan, Dean Huijsen akan memasuki musim baru dengan persaingan yang semakin ketat.
Real Madrid telah mendatangkan Ibrahima Konate dengan status bebas transfer dari Liverpool, seorang bek tengah berpengalaman yang datang dengan harapan jelas untuk langsung masuk ke dalam sebelas pemain inti. Sementara itu, Jose Mourinho mendesak klub untuk mendatangkan setidaknya satu bek tengah lagi karena ia ingin merombak total lini pertahanannya, dengan nama-nama seperti Alessandro Bastoni dan Tomas Araujo semakin santer dikabarkan menjadi incaran sang manajer.
Hal itu membuat Dean Huijsen harus berjuang keras. Namun, ada satu faktor yang menguntungkannya. Ia pernah bermain bersama Mourinho di Roma dan karena itu, ia sangat memahami strategi taktik Mourinho. Apakah hal itu akan berujung pada kesuksesan atau tidak, masih harus dilihat.
Artikel Tag: Real Madrid, Dean Huijsen
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/persaingan-makin-ketat-dean-huijsen-harus-buktikan-diri-di-bernabeu
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini