Persib Kutuk Keras Berbagai Aksi Kekerasan Pasca Laga Derby

Penulis: M. Aldi
Rabu 13 Mei 2026, 16:50 WIB - 158 views
Manajemen Persib kutuk keras aksi intimidasi untuk pemain Persib dan Bobotoh

Suasana Stadion GBLA ketika Bobotoh memberikan dukungan kepada pemain

Ligaolahraga.com -

Berita Super League Indonesia: Manajemen Persib Bandung mengutuk keras adanya beberapa insiden yang terjadi pasca laga kontra Persija. Rivalitas kedua klub memang dibumbui juga perseteruan antar kelompok suporter.

Pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5) lalu. Maung Bandung dalam kesempatan ini berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 2-1.

Namun tensi panas di laga ini sempat membuat pemain dari kedua tim terlibat friksi. Tidak sampai di situ, rombongan pemain juga sempat diintimidasi suporter lawan di Bandara dalam perjalanan pulang ke Bandung.

"Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan. Namun demikian, kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepakbola sebagai ruang yang seharusnya itu menghadirkan kebersamaan, rasa hormat dan persatuan," tulis pernyataan resmi klub pada Rabu (13/5).

Beberapa kejadian yang menjadi perhatian adalah insiden di lapangan yang melibatkan Beckham Putra Nugraha oleh pemain Persija. Lalu adanya gangguan yang diterima rombongan tim saat perjalanan pulang serta sejumlah insiden yang menimpa masyarakat dan Bobotoh di banyak daerah.

Pihak klub menerima beberapa informasi juga soal adanya intimidasi dan pengrusakan akibat rivalitas yang berlebihan ini. Seperti ada dugaan perusakan terhadap salah satu restoran Sunda di Samarinda.

Ada pula kekerasan yan menimpa seorang pemuda 15 tahun di Kuningan, Jawa Barat. Selain itu, terjadi pengeroyokan kepada tiga Bobotoh di Sukabumi yang menyebabkan korban mengalami luka-luka. Manajemen Maung Bandung tentunya mengutuk keras adanya aksi-aksi kekerasan tersebut.

"Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia 15 tahun di Karawang yang sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk menonton pertandingan Persib kontra Persija."

"Duka ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa sepakbola tidak seharusnya menghadirkan rasa takut, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Kami akan menghormati proses penanganan dan pendalaman yang saat ini dilakukan pihak berwenang atas kejadian-kejadian tersebut," lanjut bunyi pernyataan pihak Persib.

Setelah terjadinya beberapa insiden tersebut, dari pihak klub kini sedang mengumpulkan bukti, data dan fakta. Sebab ini merupakan bagian dari langkah yang akan kami tempuh secara profesional dan objektif.

Kini Maung Bandung sendiri sedang menatap sisa dua laga musim 2025/2026 yang begitu penting. Kemenangan diperlukan pada dua laga tersebut untuk memastikan diri menjadi juara untuk yang ketiga kalinya secara beruntun.

Persib mengajak seluruh pihak untuk menahan diri serta tidak mudah terprovokasi. karena itu justru malah bisa memperkeruh situasi dan merugikan bagi masyarakat luas akibat dari rivalitas buta.

"Untuk itu, kami berharap seluruh Bobotoh tetap memberikan doa, dukungan dan energi positif kepada tim. Dukungan yang dewasa, damai serta penuh rasa hormat akan jadi kekuatan penting bagi perjuangan dalam menuntaskan musim ini dengan sebaik-baiknya."

"Mari bersama menjaga nama baik Persib, menjaga semangat persaudaraan, serta menunjukkan bahwa kecintaan terhadap klub dapat diwujudkan melalui sikap yang positif, bermartabat dan juga saling menghormati," tutup pernyataan resmi klub.

Artikel Tag: Persib, Persija, Bobotoh, Super League

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/persib-kutuk-keras-berbagai-aksi-kekerasan-pasca-laga-derby
158
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini