PETA Desak Crystal Palace Pensiunkan Maskot Burung Elang Phoenix

Penulis: Fery Andriyansyah
Rabu 21 Okt 2026, 09:30 WIB - 77 views
PETA mendesak manajemen Crystal Palace memensiunkan burung elang Phoenix dan menghentikan penggunaan maskot hewan hidup

PETA mendesak manajemen Crystal Palace memensiunkan burung elang Phoenix dan menghentikan penggunaan maskot hewan hidup. (Foto: Sebastian Frej/MB Media/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Organisasi hak asasi hewan internasional, People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), melayangkan desakan keras kepada manajemen Crystal Palace untuk memensiunkan maskot burung elang bald eagle Amerika mereka yang bernama Phoenix. PETA menilai suasana stadion yang bising dan dipenuhi ribuan suporter bukan tempat yang layak bagi hewan liar karena berpotensi memicu stres berat serta membahayakan keselamatan penonton.

Berdasarkan surat resmi yang dikirimkan kepada Chief Executive Crystal Palace, Sharon Lacey, PETA meminta klub asal London Selatan tersebut untuk menghentikan penggunaan hewan hidup sebagai maskot pertandingan secara permanen.

Crystal Palace yang dijuluki The Eagles sejak 1973 sejatinya telah mengadopsi tradisi menerbangkan elang sebelum laga dimulai sejak 2010 melalui elang bernama Kayla. Tradisi tersebut berlangsung hingga Kayla mati pada 2020. Phoenix kemudian diperkenalkan pada Agustus 2024 sebagai penerus Kayla, meski burung elang tersebut hingga kini belum pernah melakukan penerbangan perdananya mengitari lapangan Selhurst Park sebelum kick-off.

Dalam laporan resmi yang dilansir dari Standard Sport, PETA membeberkan serangkaian insiden berbahaya yang melibatkan penggunaan maskot hewan hidup di ajang olahraga. Insiden tersebut meliputi seekor burung hantu yang tewas akibat terkena hantaman bola, elang yang menabrak kaca dan dinding stadion, hingga burung falcon yang hinggap di kepala suporter dan melukainya.

Senior Corporate Projects Manager PETA, Dr Carys Bennett, menegaskan bahwa burung elang merupakan simbol kebebasan yang tidak seharusnya dijadikan alat hiburan semata di tengah hiruk-piruk stadion.

"Elang bald eagle dipuja sebagai simbol kebebasan, namun Phoenix justru digunakan tidak lebih dari sekadar properti untuk menghibur penggemar sepak bola. Crystal Palace sudah memiliki maskot manusia untuk menyemangati pendukung, jadi tidak ada alasan untuk menyeret hewan liar ke stadion yang bising dan padat. PETA mendesak klub untuk membiarkan Phoenix mengepakkan sayapnya dan memensiunkannya dari tugas hari pertandingan selamanya," kata Bennett.

Artikel Tag: Crystal Palace

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/peta-desak-crystal-palace-pensiunkan-maskot-burung-elang-phoenix
77
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini