PSIM Jogja Imbangi Bali United, Van Gastel Soroti Komunikasi Pemain
Pemain PSIM Jogja, Savio Sheva merayakan gol ke gawang Bali United/foto dok PSIM Jogja
Berita Super League: PSIM Jogja menunjukkan mentalitas luar biasa saat menahan imbang Bali United dengan skor 3-3 dalam lanjutan Super League musim 2025/2026.
Meski sempat tertinggal tiga gol, Laskar Mataram berhasil bangkit di menit-menit akhir pada pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Senin (23/2/2026) malam.
Laga berjalan berat bagi tuan rumah sejak awal. Gawang PSIM Jogja kebobolan dua kali di babak pertama lewat aksi Thijmen Goppel (34') dan Tim Receveur (45+3'). Memasuki babak kedua, situasi kian mencekam bagi publik Bantul setelah Irfan Jaya memperlebar jarak menjadi 0-3 pada menit ke-55'.
Namun, semangat juang Savio Sheva dan kawan-kawan tak padam. Gol tendangan jarak jauh Savio Sheva (65') menjadi titik balik. Keadaan semakin menguntungkan tuan rumah setelah bek Bali United terkena kartu merah pada menit ke-72. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal hingga lahir gol bunuh diri Ricky Fajrin (88') dan tandukan maut Franco Gaston Ramos Mingo pada masa injury time (90+1').
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel menyebut laga tersebut menguras emosi. Meski mengapresiasi daya juang pemain, ia memberikan catatan terhadap performa timnya di babak pertama.
"Ini pertandingan yang sulit karena kita tertinggal di babak pertama. Kami merespons di babak kedua, tetapi justru kembali kebobolan," ujar juru taktik asal Belanda tersebut seperti dikutip dari laman resmi klub.
Van Gastel menyoroti adanya kendala mendasar yang membuat timnya mudah ditembus lini serang Bali United. Menurutnya, efektivitas permainan tidak akan maksimal tanpa koordinasi yang solid di lapangan.
"Saya rasa masalah tim saat ini bersifat struktural, salah satunya komunikasi antarpemain. Jika Anda mencermati proses kebobolan awal, seolah-olah kita memberikan kesempatan tersebut secara cuma-cuma kepada lawan," ungkapnya.
Keberanian melakukan perubahan taktik dengan memasukkan dua penyerang sekaligus menjadi kunci sukses Laskar Mataram mengamankan satu poin di Super League musim 2025/2026 ini.
"Hal berbeda kita lakukan pada paruh kedua adalah bermain menyerang dengan menempatkan dua striker secara bersamaan. Di sisi lapangan kita menang jumlah pemain sehingga tim bisa menembus sepertiga akhir pertahanan lawan secara mudah," jelas Van Gastel.
Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada suporter yang setia mengawal perjuangan tim hingga menit akhir pertandingan.
Artikel Tag: Bali United, Super League
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/psim-jogja-imbangi-bali-united-van-gastel-soroti-komunikasi-pemain
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini