Puji Kedewasaan Sassuolo, Alberto Aquilani: Tahu Menekan dan Menderita

Penulis: Uphit Kratos
Selasa 13 Okt 2026, 07:10 WIB - 127 views
Alberto Aquilani

Alberto Aquilani

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Pelatih Sassuolo, Alberto Aquilani memuji kedewasaan tim yang bangkit lewat bola mati setelah tertinggal dan menyebut tim bisa bersaing melawan klub besar.

Dalam sesi wawancara bersama Sky Sport Italia di Mapei Stadium, Alberto Aquilani memuji kedewasaan Sassuolo setelah imbang 1-1 melawan AC Milan. Dia juga menyoroti cara timnya menyikapi berbagai momen di pertandingan.

Setelah tertinggal oleh gol Adrien Rabiot pada menit ke-63, dalam laga tersebut tim neroverdi langsung bangkit, dan hanya butuh 5 menit untuk menyamakan kedudukan lewat situasi bola mati, yang merupakan salah satu kekuatan utama mereka.

"Inilah kedewasaan yang saya lihat, memahami momen-momen pertandingan, kapan harus naik dan kapan harus menderita.” ujar Aquilani.

“Begitulah cara kami bisa bersaing melawan klub-klub besar ini, akan ada momen kami berada di bawah tekanan, tetapi kami bisa melewatinya. Menurut saya kami berganti-ganti di babak pertama,”

“Kadang kami agak kacau dan tidak menggunakan koridor operan yang terbuka, jadi kami bisa lebih terorganisasi. Jika Anda terorganisasi sebagai tim, kualitas individu juga akan muncul."

Sassuolo sendiri jadi pembunuh raksasa di musim ini, setelah sebelumnya mereka berhasil mengalahkan Juventus 3-2 di kandang dan kini menahan Milan. Sebelum jeda internasional, mereka menang 3-2 atas Juventus lalu kalah dari Monza.

Cedera menimpa Fedde Leysen pada menit ke-26, Cas Odenthal masuk menggantikannya dan mencetak gol penyama kedudukan. Odenthal menceploskan bola dari jarak 7 yard di tengah kerumunan pemain.

Artikel Tag: Sassuolo, Liga Italia, Alberto Aquilani

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/puji-kedewasaan-sassuolo-alberto-aquilani-tahu-menekan-dan-menderita
127
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini