Richard Masters Serang Gianni Infantino soal Rencana Piala Dunia
Richard Masters sebut FIFA menekan tombol penghancuran diri. (Foto: Chris Brunskill/Fantasista/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Richard Masters melontarkan kritik tajam kepada Gianni Infantino setelah rencana FIFA untuk menghadirkan investasi swasta dalam Piala Dunia mendapat penolakan luas. CEO Premier League tersebut menilai kontroversi itu merupakan masalah yang dibuat sendiri oleh FIFA dan memperingatkan dampaknya dapat memengaruhi upaya reformasi organisasi sepak bola dunia tersebut.
Rencana Infantino sebelumnya mendapat tekanan dari sejumlah pihak, termasuk UEFA dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). FIFA bahkan kehilangan Kevin Lamour sebagai chief operating officer pada Senin (17/8) setelah pejabat tersebut secara terbuka mengkritik proyek investasi yang akhirnya dibatalkan. Lamour menilai rencana itu tidak sesuai dengan kepentingan sepak bola.
Richard Masters kemudian memberikan pandangannya kepada BBC mengenai polemik tersebut. Ia menilai FIFA seharusnya tidak pernah mempertimbangkan untuk menjual sebagian kepemilikan atas Piala Dunia kepada pihak swasta. Menurutnya, kompetisi tersebut memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar aset komersial yang dapat ditawarkan kepada investor.
"Ini adalah masalah yang dibuat FIFA sendiri. Ini merupakan luka yang ditimbulkan sendiri. Organisasi tersebut telah menekan tombol penghancuran diri, dan konsekuensinya kini mengalir ke solusi yang perlu ditemukan," kata Masters kepada BBC.
Masters juga menegaskan bahwa FIFA seharusnya memegang kendali atas Piala Dunia demi kepentingan sepak bola di masa depan. Ia mempertanyakan alasan organisasi nirlaba tersebut perlu menjual sebagian kepemilikan kompetisi yang menjadi salah satu aset terbesar dalam sepak bola internasional.
"Saya rasa FIFA seharusnya tidak pernah mempertimbangkan untuk menjual sebagian kepemilikan Piala Dunia. Mereka adalah organisasi nirlaba. Mereka seharusnya menjaga kompetisi tersebut sebagai amanah untuk masa depan sepak bola," ujar Masters.
Proyek yang dikenal sebagai FIFA Forward Enterprise itu sebelumnya dirancang untuk mengelola hak komersial dan tiket berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia. Rencana menjual 21 persen perusahaan tersebut kepada investor swasta kemudian mendapat kritik keras hingga akhirnya dibatalkan. UEFA dan sejumlah konfederasi lainnya secara terbuka menentang proposal tersebut.
Masters juga mendukung keputusan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk menarik dukungan terhadap Infantino menjelang pemilihan presiden FIFA tahun depan. Menurutnya, sikap tersebut tepat mengingat kontroversi yang berkembang di sekitar kepemimpinan Infantino dan rencana investasi yang kini telah dihentikan.
"Saya rasa itu ide yang buruk, dan FA telah mengambil posisi yang tepat terkait Gianni," tegas Richard Masters.
Gianni Infantino dijadwalkan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden FIFA tahun depan. Ketika ditanya mengenai kemungkinan munculnya kandidat pesaing, Masters menyebut sosok tersebut harus membawa agenda reformasi yang jelas, termasuk kemungkinan mengubah cara kerja jabatan presiden FIFA.
"Saya rasa kandidat persatuan yang muncul harus memiliki reformasi FIFA dalam agendanya, dan mungkin juga reformasi terhadap peran presiden serta bagaimana jabatan tersebut berinteraksi dengan berbagai hal," pungkas Masters.
Artikel Tag: FIFA, Premier League, Gianni Infantino, Piala Dunia, Richard Masters
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/richard-masters-serang-gianni-infantino-soal-rencana-piala-dunia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini