Romeo Lavia Bantah Chelsea Sengaja Jatuhkan Liam Rosenior
Romeo Lavia jawab tudingan pemain Chelsea menyerah. (Foto: Robin Jones/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Romeo Lavia akhirnya buka suara mengenai kritik yang diarahkan kepada skuad Chelsea setelah Liam Rosenior dipecat bulan lalu. Gelandang asal Belgia itu menegaskan para pemain tidak pernah “menyerah” atau sengaja bermain buruk demi mengganti pelatih di tengah performa mengecewakan The Blues musim ini.
Chelsea sempat mengalami periode sulit setelah menelan lima kekalahan Premier League beruntun tanpa mencetak gol, termasuk kekalahan memalukan 0-3 dari Brighton yang menjadi pertandingan terakhir Liam Rosenior sebagai pelatih kepala.
Kritik kepada para pemain langsung bermunculan setelah laga tersebut. Sebagian pihak menuduh skuad The Blues sudah kehilangan semangat bermain dan sengaja tidak memberikan performa terbaik untuk mempercepat pergantian pelatih di Stamford Bridge.
Dalam wawancara dengan Daily Mail, Romeo Lavia mengakui suasana ruang ganti Chelsea memang sangat berat setelah kekalahan dari Brighton. Namun, ia menegaskan para pemain justru saling mengingatkan agar tidak memberi kesan bahwa mereka telah menyerah.
“Kami selalu mengatakan hal-hal yang memang perlu didengar oleh satu sama lain,” kata Lavia. “Saya rasa pertandingan melawan Brighton terasa berbeda karena kami tahu betapa pentingnya laga itu. Rasanya seperti semuanya berjalan melawan kami.”
“Kami melakukan pembicaraan yang bagus. Kami memastikan bahwa bahkan jika kami tidak mendapatkan hasil bagus di pertandingan berikutnya, kami tidak boleh memberi kesempatan kepada siapa pun untuk mengatakan kami sudah menyerah, karena itu bukan kenyataannya,” lanjutnya.
The Blues kemudian bangkit dengan mengalahkan Leeds United 1-0 di semifinal Piala FA dan memastikan tempat di final melawan Manchester City pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB di Wembley.
Lavia juga mengaku para pemain mendengar semua kritik yang datang dari luar klub, termasuk tudingan bahwa mereka sengaja menjatuhkan Rosenior. Menurut pemain berusia 22 tahun itu, kritik memang tidak bisa dihindari ketika bermain untuk klub sebesar Chelsea.
“Sulit mendengarnya karena Anda tahu kerja keras yang dilakukan setiap hari,” ujar Lavia. “Kami bermain untuk Chelsea, jadi setiap kali sesuatu tidak berjalan baik, kami akan dikritik. Mengatakan kami tidak mendengarnya itu bohong, tetapi kami mencoba menggunakannya sebagai motivasi.”
Meski Chelsea masih memiliki peluang menutup musim dengan trofi Piala FA, Lavia merasa itu belum cukup untuk sepenuhnya menyebut musim mereka sukses. Ia juga menegaskan para pemain ikut bertanggung jawab atas situasi yang terjadi di klub musim ini.
“Sebagai pemain kami harus menunjukkan bahwa kami tidak hanya menunjuk satu orang. Jika sesuatu terjadi, kami juga bagian dari itu karena kami yang berada di lapangan,” tutupnya.
Artikel Tag: Chelsea, Liam Rosenior, Romeo Lavia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/romeo-lavia-bantah-chelsea-sengaja-jatuhkan-liam-rosenior
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini