Sanksi FIFA untuk Sumardji, Absen 20 Pertandingan Timnas Denda 324 Juta
Sumardji Manajer Timnas Indonesia dijatuhi hukuman oleh FIFA
Berita Timnas: FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, akibat insiden seusai laga Timnas Indonesia melawan Irak. Hukuman ini berdampak langsung pada persiapan Timnas Indonesia ke depan.
Federasi Sepak Bola Dunia FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Ketua Badan Tim Nasional Indonesia, Sumardji. Ofisial Timnas Indonesia tersebut dilarang mendampingi tim nasional dalam 20 pertandingan resmi internasional setelah dinilai melanggar kode disiplin FIFA.
Sanksi ini diberikan menyusul insiden yang terjadi seusai laga Timnas Indonesia melawan Irak pada 11 Oktober 2025. Dalam laporan resmi FIFA, Sumardji diduga melakukan tindakan ofensif terhadap ofisial pertandingan setelah laga berakhir. Selain larangan mendampingi tim, FIFA juga menjatuhkan denda sebesar 15 ribu franc Swiss atau setara sekitar Rp324 juta.
FIFA menegaskan bahwa Sumardji melanggar Pasal 14 Kode Disiplin FIFA yang mengatur tentang perilaku kekerasan dan tindakan tidak pantas terhadap ofisial pertandingan. Dalam laporan pertandingan, Sumardji disebut menerima kartu merah karena mendorong wasit asal China, Ma Ning, dari arah belakang secara agresif.
Insiden tersebut terjadi dalam situasi pertandingan yang berlangsung panas. Laga Timnas Indonesia kontra Irak berakhir dengan kekalahan 0-1 bagi skuad Garuda. Hasil tersebut sekaligus menutup peluang Indonesia melangkah ke putaran berikutnya dan memicu kekecewaan besar di kalangan pemain, ofisial, serta suporter.
Komisaris pertandingan juga melaporkan bahwa dalam laga tersebut terdapat dua pemain Timnas Indonesia dan satu ofisial yang harus meninggalkan lapangan akibat pelanggaran disiplin. Situasi emosional yang tidak terkendali dinilai menjadi salah satu faktor utama terjadinya insiden tersebut.
Menanggapi sanksi FIFA, Sumardji menyatakan kekecewaan mendalam. Ia menilai hukuman yang dijatuhkan tidak sesuai dengan kronologi kejadian di lapangan dan dianggap tidak masuk akal. Meski demikian, FIFA tetap memberlakukan sanksi tersebut dan memberikan tenggat waktu 30 hari untuk pelunasan denda. Apabila tidak dipenuhi, hukuman tambahan berpotensi dijatuhkan.
Sanksi ini tetap berlaku meskipun ia telah mengundurkan diri dari jabatannya pada akhir Desember 2025, menyusul kegagalan Timnas Indonesia mencapai target di SEA Games 2025. Absennya Sumardji dalam sejumlah laga internasional memaksa PSSI melakukan penyesuaian ulang terhadap struktur manajemen dan pendampingan tim.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi seluruh ofisial tim nasional tentang pentingnya profesionalisme, pengendalian emosi, serta kepatuhan terhadap aturan disiplin internasional. Evaluasi internal dinilai sangat dibutuhkan agar insiden serupa tidak kembali mencoreng sepak bola Indonesia di level dunia.
Artikel Tag: Timnas Indonesia, sumardji, kualifikasi piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/sanksi-fifa-untuk-sumardji-absen-20-pertandingan-timnas-denda-324-juta
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini