Scholes Kritik Chelsea, Nilai Fabregas Lebih Tepat dari Rosenior
Paul Scholes. (Foto: Justin Setterfield/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Paul Scholes melontarkan kritik tajam terhadap keputusan Chelsea menunjuk Liam Rosenior sebagai pelatih kepala anyar. Legenda Manchester United itu menilai ada pilihan yang lebih baik untuk mengisi kursi panas di Stamford Bridge, yakni Cesc Fabregas.
Liam Rosenior resmi diumumkan sebagai pelatih Chelsea pada Selasa (6/1/2026). Pelatih berusia 41 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi lima setengah tahun, meski rekam jejak kepelatihannya masih tergolong minim. Tiga pengalaman manajerial Rosenior sebelumnya datang bersama Strasbourg, Hull City, dan Derby County.
Chelsea memilih Rosenior setelah Enzo Maresca meninggalkan jabatannya pada Hari Tahun Baru. Maresca sejatinya mempersembahkan dua trofi, Conference League dan Piala Dunia Antarklub, pada musim pertamanya. Namun, performa tim merosot tajam sepanjang Desember, dengan The Blues hanya meraih dua kemenangan dari sembilan laga terakhir.
Selain penurunan performa di lapangan, hubungan Maresca dengan manajemen klub juga dikabarkan memburuk. Situasi itu mempercepat perpisahan, sekaligus membuka jalan bagi Rosenior yang memiliki kedekatan dengan pemilik Chelsea, BlueCo, yang juga mengelola Strasbourg.
Dalam pernyataan resminya, Chelsea menyebut Rosenior memiliki kemampuan untuk memaksimalkan potensi skuad dalam waktu singkat. Namun Paul Scholes tak sepenuhnya sepakat. Ia justru menilai Cesc Fabregas akan menjadi opsi yang lebih tepat.
Fabregas, mantan gelandang Chelsea yang memenangi dua gelar Premier League sebagai pemain, sempat dikaitkan dengan posisi tersebut. Meski pengalamannya sebagai pelatih juga masih terbatas, Fabregas dinilai tampil menjanjikan bersama klub Italia, Como, sejak 2023 dan disebut-sebut sebagai calon pelatih top masa depan.
“Bukan untuk Manchester United,” kata Scholes dalam podcast The Good, The Bad & The Football. “Tapi jujur saja, saya menyukai apa yang dia lakukan dan merasa dia mungkin pilihan yang lebih baik untuk Chelsea dibanding Liam Rosenior.”
Chelsea sendiri memulai era pasca-Maresca dengan hasil imbang 1-1 melawan Manchester City. Laga tersebut ditangani pelatih U-21, Calum McFarlane, yang juga akan memimpin tim saat derby London Barat kontra Fulham sebelum Rosenior resmi mengambil alih.
Dalam pernyataan perdananya, Rosenior menyampaikan ambisi besar. Ia menegaskan komitmen untuk menjaga identitas Chelsea sebagai klub pemenang, membangun tim yang solid, serta menghadirkan sepak bola yang membuat para suporter bangga. Rosenior juga menekankan nilai kebersamaan dan kerja tim sebagai fondasi utama demi membawa The Blues kembali bersaing di level tertinggi.
Artikel Tag: Paul Scholes, Liam Rosenior, Cesc Fabregas, Chelsea, Premier League
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/scholes-kritik-chelsea-nilai-fabregas-lebih-tepat-dari-rosenior
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini