Sepp Blatter Dukung Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Sepp Blatter menyatakan dukungannya terhadap pandangan Mark Pieth, seorang pengacara asal Swiss yang dikenal sebagai pakar antikorupsi. (Foto: AP)
Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, secara terbuka mendukung seruan agar para penggemar sepak bola “menjauh” dari pertandingan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut ia sampaikan pada Senin (26/1/2026) melalui media sosial X, dengan menyoroti perilaku Presiden AS Donald Trump dan kebijakan pemerintahannya, baik di dalam maupun luar negeri.
Sepp Blatter menyatakan dukungannya terhadap pandangan Mark Pieth, seorang pengacara asal Swiss yang dikenal sebagai pakar antikorupsi.
Pieth sebelumnya menyampaikan kritik keras dalam wawancara dengan surat kabar Swiss, Der Bund.
Ia menyarankan para suporter untuk tidak datang langsung ke Amerika Serikat demi menyaksikan Piala Dunia, dan lebih baik menonton dari televisi.
“Jika kita mempertimbangkan semua yang telah dibahas, hanya ada satu saran bagi para penggemar: menjauhlah dari AS. Anda akan melihatnya lebih baik di TV. Bahkan saat tiba di sana, jika tidak menyenangkan hati para pejabat, Anda bisa langsung dipulangkan,” ujar Pieth.
Sepp Blatter kemudian mengutip pernyataan tersebut dan menambahkan bahwa Pieth benar untuk mempertanyakan kelayakan Piala Dunia di Amerika Serikat.
Amerika Serikat dijadwalkan menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko untuk Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli.
Namun, kekhawatiran dari komunitas sepak bola internasional meningkat seiring kebijakan kontroversial Trump, termasuk larangan perjalanan, sikap keras terhadap imigran, serta pendekatan agresif terhadap demonstran penegakan hukum imigrasi.
Kritik juga datang dari Eropa. Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman, Oke Göttlich, menyebut sudah saatnya mempertimbangkan boikot serius terhadap ajang empat tahunan tersebut.
Situasi semakin rumit setelah pemerintah AS memberlakukan larangan perjalanan yang berdampak pada penggemar dari Senegal dan Pantai Gading, dua negara kuat Afrika, kecuali mereka yang telah memiliki visa.
Iran dan Haiti, yang juga lolos ke Piala Dunia, turut terkena dampak larangan masuk.
Di luar isu politik dan imigrasi, Piala Dunia 2026 juga menuai kritik tajam terkait harga tiket.
Sistem harga dinamis dan tingginya permintaan membuat tiket kategori 1 untuk final di Stadion MetLife pada 19 Juli dipatok hingga 8.680 dolar AS.
Presiden FIFA Gianni Infantino mengakui bahwa harga tersebut berpotensi naik lebih tinggi akibat praktik penjualan ulang demi keuntungan.
Meski demikian, Infantino tetap optimistis. Ia menegaskan bahwa para penggemar akan tetap datang untuk merayakan sepak bola bersama, terlepas dari kontroversi yang menyelimuti turnamen tersebut.
Artikel Tag: Sepp Blatter, Piala Dunia 2026, Amerika Serikat, donald trump, boikot
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/sepp-blatter-dukung-seruan-boikot-piala-dunia-2026-di-amerika-serikat
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini