Shayne Pattynama Ungkap Nasihat Mendiang Ayah Saat Hadapi Masa Sulit

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 22 Okt 2026, 23:22 WIB - 116 views
Shayne Pattynama telah menjadi punggawa skuad Garuda sejak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Shayne Pattynama telah menjadi punggawa skuad Garuda sejak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ligaolahraga.com -

Berita Timnas - Shayne Pattynama mengungkap nasihat mendiang ayahnya yang menjadi pegangan saat menghadapi tekanan dan masa sulit dalam karier sepak bola. Bagi pemain Timnas Indonesia tersebut, kunci untuk tetap kuat adalah menjaga kerendahan hati, baik ketika meraih kesuksesan maupun saat menghadapi keadaan yang tidak mudah.

Shayne Pattynama menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, sejak putaran pertama melawan Brunei Darussalam hingga putaran keempat menghadapi Irak.

Perjalanan tersebut tidak mudah. Skuad Garuda harus menghadapi berbagai lawan kuat, termasuk Jepang, sekaligus menjalani persaingan di bawah sorotan dan harapan besar para suporter.

Dalam situasi seperti itu, Shayne mengaku memiliki cara tersendiri untuk menjaga ketenangan. Ia selalu mengingat pesan mendiang ayahnya tentang bagaimana menjalani hidup dan memperlakukan orang lain.

“Momen adem bagi saya selalu berarti mengingat apa yang ayah saya katakan kepada saya sepanjang waktu. Dia selalu berbicara kepada saya dan memberi pelajaran hidup tentang bagaimana seharusnya menjadi seorang pria, sebagai manusia, untuk selalu rendah hati dalam prosesnya,” ujar Shayne.

Menurutnya, nasihat kedua orang tuanya menjadi pengingat agar ia tidak terlena ketika berada di puncak karier. Sebaliknya, saat menghadapi kesulitan, ia juga perlu menjaga sikap dan tidak melupakan prinsip yang selama ini dipegang.

Prinsip tersebut terasa relevan dengan perjalanan karier Shayne belakangan ini. Meski masih mendapat panggilan ke Timnas Indonesia, ia tidak selalu menjadi pilihan utama. Di level klub, ia juga tengah menghadapi situasi sulit karena belum mendapat kesempatan bermain bersama Persija Jakarta hingga pekan keenam Super League, berdasarkan informasi dalam laporan tersebut.

Namun Shayne memilih menjadikan pesan sang ayah sebagai pegangan untuk melewati situasi tersebut. Ia juga baru saja ikut mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Tendangan penaltinya menjadi salah satu penentu kemenangan skuad Garuda dalam adu penalti di partai final.

“Menurutku penting bahwa kamu tumbuh, menjadi lebih baik, mengalami hal-hal luar biasa, tapi kamu juga harus selalu tetap rendah hati. Itulah yang dia katakan kepadaku dan ibuku juga,” kata Shayne.

“Momen adem bagi saya hanyalah untuk tetap rendah hati dalam setiap proses yang kamu jalani. Bahkan ketika kamu sedang berada di puncak kesuksesan maupun saat sedang mengalami masa-masa sulit, dan hanya untuk mengingat dari mana kamu berasal, apa akarmu. Itulah momen adem saya,” tuturnya.

Bagi Shayne, mengingat asal-usul dan nilai yang ditanamkan keluarganya bukan sekadar cara menjaga ketenangan. Prinsip tersebut juga menjadi salah satu alasan dirinya terus berjuang membela Timnas Indonesia.

Kisah perjuangan dan dinamika para pemain skuad Garuda, termasuk Shayne Pattynama, akan diangkat dalam film dokumenter The Longest Wait yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 28 Oktober 2026.

Artikel Tag: Persija, Timnas Indonesia, Piala Dunia, Shayne Pattynama, FIFA ASEAN Cup

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/shayne-pattynama-ungkap-nasihat-mendiang-ayah-saat-hadapi-masa-sulit
116
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini