Taktik Jitu John Herdman, Pilih Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas di Final
John Herdman bersama Elkan Baggott dalam press conference usai raih juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Berita Timnas - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan alasan menarik di balik keputusannya menunjuk para pemain belakang sebagai eksekutor adu penalti di final FIFA ASEAN Cup 2026. Taktik tak biasa ini terbukti jitu membawa skuad Garuda meraih gelar juara usai menumbangkan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kemenangan bersejarah Timnas Indonesia atas Thailand di final Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 menyisakan sebuah fakta yang sangat menarik. Sepanjang babak adu penalti yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam, seluruh eksekutor skuad Garuda ternyata adalah para pemain belakang.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, secara mengejutkan memercayakan tugas krusial tersebut kepada empat pilar pertahanan. Mereka adalah Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama. Keputusan berani ini membuahkan hasil manis karena keempatnya sukses menyarangkan bola ke gawang lawan dan mengunci kemenangan dengan skor 4-2.
Ditemui usai perayaan gelar juara, juru racik taktik asal Inggris itu membeberkan rahasia di balik strategi uniknya. Menurutnya, partai puncak yang penuh tekanan tinggi selalu ditentukan oleh kesiapan mental di momen penentuan.
"Ya, pertama-tama, final adalah final. Pertandingan seperti ini akan ditentukan oleh momen-momen kecil. Akan ditentukan oleh mentalitas, semangat, dan keinginan untuk menang," jelas John Herdman di hadapan awak media.
Sehari sebelum pertandingan penentuan melawan skuad Gajah Perang, tim pelatih rupanya telah membekali para pemain dengan porsi latihan tendangan penalti khusus. Sesi ini sengaja dirancang untuk mengukur sejauh mana kesiapan mental dan ketenangan setiap penggawa Merah Putih.
Dari hasil analisis tim pelatih, para pemain belakang justru tampil jauh lebih meyakinkan ketimbang mereka yang beroperasi di lini depan. Nama-nama seperti Elkan Baggott hingga Dean James menunjukkan ketajaman yang luar biasa.
"Setiap pemain diberi kesempatan. Kami menganalisis para pemain yang mengambil penalti dan mereka yang akhirnya ditunjuk adalah pemain yang paling klinis dalam latihan kemarin. Beberapa pemain depan justru tidak terlalu baik dalam latihan dan tidak terlalu percaya diri," ungkap John Herdman membedah situasinya.
Bagi sang pelatih, posisi asli seorang pemain di atas lapangan hijau bukanlah patokan utama. Ia menegaskan bahwa pemain dengan ketenangan batin dan penyelesaian akhir terbaik saat latihanlah yang berhak maju sebagai algojo.
"Sering kali, ketika seorang pemain belum mampu melakukannya dalam latihan, Anda memberikan kesempatan kepada pemain yang terlihat sedang berada dalam kondisi terbaik. Kami selalu berlatih situasi seperti ini dan latihan akhirnya membuahkan hasil," pungkasnya.
Artikel Tag: Timnas Indonesia, John Herdman, FIFA ASEAN Cup
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/taktik-jitu-john-herdman-pilih-bek-jadi-eksekutor-penalti-timnas-di-final
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini