Terungkap! Ini Alasan Rodri Pilih Barcelona dan Tolak Real Madrid
Rodri. (Foto: Robin Jones/Getty Images)
Berita Transfer: Terungkap sudah alasan kenapa gelandang Manchester City, Rodri, lebih memilih bergabung dengan Barcelona dan bukan Real Madrid di musim panas tahun ini.
Pemain internasional Spanyol tersebut tiba di Barcelona kemarin setelah meninggalkan Manchester City untuk menjalani pemeriksaan medis dan menandatangani kontrak dengan klub Catalan tersebut. Meskipun Real Madrid tampaknya telah melupakan saga yang membuat mereka gagal mendapatkan pemain berusia 30 tahun itu, keraguan masih tetap ada mengenai bagaimana Los Blancos kalah dalam persaingan tersebut.
Untuk waktu yang sangat lama, tampaknya Rodri tidak akan pergi ke mana pun selain kembali ke Madrid untuk bermain di bawah arahan Jose Mourinho. Namun, Barca tiba-tiba muncul sebagai opsi setelah cedera Frenkie de Jong dan merebut sang pemain dari tangan Madrid.
Melansir kabar dari MARCA, kedua klub Spanyol tersebut mengajukan proposal yang sangat mirip kepada sang juara Piala Dunia 2026 itu. Oleh karena itu, perbedaan yang menentukan bukanlah gajinya, melainkan bagaimana pria berusia 30 tahun itu memandang perannya dan stabilitas proyek olahraga masing-masing.
Real Madrid siap bersaing secara finansial untuk mendapatkan gelandang tersebut, yang berarti Barcelona tidak perlu menawar lebih tinggi dari rival mereka untuk meyakinkan salah satu pemain terkemuka dunia untuk memilih seragam Blaugrana. Sebaliknya, masalahnya adalah Rodri merasa ada ketidakpastian yang lebih besar seputar proyek Los Blancos.
Barcelona menawarkan sesuatu yang menurutnya lebih jelas, dengan inti tim yang mapan, hierarki yang mudah dikenali di dalam ruang ganti, dan gaya sepak bola yang secara alami sesuai dengan kekuatannya. Unsur taktis diyakini sangat penting.
Ia melihat kesamaan antara gaya sepak bola Barcelona dan pendekatan yang berorientasi pada penguasaan bola yang pernah ia alami baik di Manchester City maupun bersama tim nasional Spanyol. Bagi seorang gelandang yang permainannya berpusat pada mengontrol tempo, penempatan posisi, dan mengatur penguasaan bola dari lini tengah, daya tariknya sangat jelas.
Hansi Flick juga telah berkomunikasi langsung dengan Rodri tentang pentingnya dirinya bagi proyek ini, menjelaskan bahwa pengalaman dan kepemimpinannya akan sangat mendasar dalam skuad yang masih sangat muda ini. Di usia 30 tahun, ia tidak hanya memilih klub berikutnya. Ia berpotensi memilih tempat untuk menghabiskan babak penting terakhir dari masa jayanya.
Real Madrid tentu saja tetap mampu bersaing untuk setiap trofi utama, dan keputusan dirinya tidak boleh diartikan sebagai mempertanyakan reputasi klub. Kekhawatiran tersebut tampaknya justru berkaitan dengan kepastian.
Madrid telah mengalami perubahan signifikan pada skuad dan struktur kepelatihan mereka, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana semua elemen utama mereka pada akhirnya akan menyatu. Sementara itu, Barcelona dapat menunjukkan kepada sang pemain gambaran yang lebih jelas tentang di mana dia akan bermain dan apa yang diharapkan darinya.
Jose Mourinho mungkin seorang manajer karismatik dengan rekam jejak yang sangat baik, tetapi beberapa tahun terakhirnya sebagai manajer terbilang biasa-biasa saja, setidaknya demikianlah yang bisa dikatakan. Jika dilihat dari semua faktor, tampaknya Rodri lebih memilih Catalunya daripada Madrid, terlepas dari keinginannya yang jelas untuk mengenakan seragam putih.
Artikel Tag: Manchester City, Barcelona, Real Madrid, Rodri
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/terungkap-ini-alasan-rodri-pilih-barcelona-dan-tolak-real-madrid
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini