Thailand Pilih Jalan Berbeda, Tak Ikuti Tren Naturalisasi Timnas di ASEAN
Timnas Thailand di Piala AFF 2026
Berita Timnas - Thailand memilih jalan berbeda di tengah maraknya naturalisasi pemain di Asia Tenggara. Menjelang final ASEAN Championship 2026 melawan Vietnam, petinggi Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) menyoroti fenomena tersebut dan menegaskan negaranya tidak ingin ikut dalam tren yang berkembang.
Program naturalisasi pemain semakin banyak digunakan negara-negara Asia Tenggara untuk memperkuat tim nasional. Indonesia menjadi salah satu negara yang cukup aktif melakukan kebijakan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, sejumlah pemain keturunan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Strategi tersebut turut membantu Skuad Garuda mencatat sejumlah pencapaian penting, termasuk menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Malaysia dan Vietnam kemudian turut mengandalkan pemain naturalisasi. Vietnam menjadi salah satu contoh yang cukup menonjol setelah diperkuat penyerang kelahiran Brasil, Nguyen Xuan Son.
Xuan Son bahkan menjadi salah satu sumber gol utama Vietnam. Ia tercatat telah mencetak 15 gol dari 16 penampilan bersama tim nasional.
Fenomena tersebut kemudian mendapat sorotan dari Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT), Charnwit Polcheewin, menjelang pertandingan final ASEAN Championship 2026 melawan Vietnam.
Charnwit menilai keberadaan sejumlah pemain naturalisasi membuat wajah tim nasional Vietnam mengalami perubahan. Ia bahkan menyebut komposisi Vietnam saat ini sebagai gabungan pemain Vietnam dan Brasil.
"Susunan pemain ini pada dasarnya adalah Vietnam ditambah Brasil," kata Charnwit Polcheewin, dilansir dari Soha.
Menurutnya, naturalisasi kini menjadi pembahasan tersendiri di sepak bola Asia Tenggara karena semakin banyak negara mengikuti pola serupa.
"Pertandingan melawan tim nasional Vietnam tradisional selalu sangat menarik, tetapi sekarang opini publik mempertanyakan masalah naturalisasi."
"Negara-negara sepak bola lain di kawasan ini mengikuti jejak tersebut."
"Hal ini telah menimbulkan banyak pertanyaan di dalam komunitas Asia Tenggara, bahkan di Vietnam sendiri," ujarnya.
Meski demikian, Thailand memastikan tidak akan ikut mengambil jalur tersebut. Charnwit menegaskan timnya siap menghadapi negara mana pun tanpa menjadikan kebijakan naturalisasi sebagai strategi utama.
"Namun kami tidak ikut campur dalam masalah ini dan siap menghadapi lawan mana pun," tuturnya.
Thailand akan menghadapi Vietnam dalam final ASEAN Championship 2026 yang berlangsung dua leg. Pertandingan pertama digelar di Bangkok pada 22 Agustus, sebelum leg kedua berlangsung di Hanoi pada 26 Agustus 2026.
Artikel Tag: Piala AFF, Vietnam, Timnas Indonesia, thailand, ASEAN Championship
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/thailand-pilih-jalan-berbeda-tak-ikuti-tren-naturalisasi-timnas-di-asean
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini