UEFA Siapkan Reformasi VAR, Wasit Akan Punya Kendali Lebih Besar
UEFA ingin VAR hanya turun tangan pada kesalahan yang benar-benar jelas. (Foto: Charlotte Wilson/Offside/Offside via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Roberto Rosetti mengungkapkan UEFA sedang mendorong perubahan dalam penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di sepak bola Eropa. Kepala perwasitan UEFA tersebut ingin keputusan wasit di lapangan kembali memiliki peran utama, sementara VAR hanya digunakan dalam situasi luar biasa yang benar-benar membutuhkan koreksi.
"Kami ingin kembali ke awal mula VAR," ujar Rosetti. Ia merujuk pada sejumlah kesalahan besar dalam sejarah sepak bola, termasuk gol Tangan Tuhan Diego Maradona untuk Argentina saat menghadapi Inggris pada Piala Dunia 1986. Menurutnya, teknologi seharusnya membantu memperbaiki kesalahan jelas, bukan mengubah setiap keputusan kecil menjadi bahan peninjauan.
Rosetti menilai penggunaan VAR dalam beberapa tahun terakhir telah berkembang terlalu jauh. Intervensi yang semakin sering membuat proses pertandingan berpotensi kehilangan karakter alaminya, terutama ketika keputusan wasit terus diperiksa untuk detail-detail yang sebenarnya tidak memiliki dampak besar terhadap jalannya pertandingan.
"Kami tidak lagi puas dengan cara VAR digunakan seperti sekarang. Kami ingin mundur selangkah dan kembali menempatkan wasit di pusat permainan. VAR hanya boleh melakukan intervensi dalam situasi yang jelas dan nyata. Untuk sementara, trennya semakin banyak intervensi, tetapi pada akhirnya kami sudah berlebihan," kata Rosetti.
Menurut Roberto Rosetti, VAR tidak seharusnya digunakan untuk memberikan kesempatan kedua kepada wasit dalam setiap keputusan kontroversial. Teknologi tersebut harus difokuskan pada kesalahan yang benar-benar jelas dan dapat dibuktikan, sehingga pertandingan tetap memiliki alur yang alami tanpa terlalu banyak penghentian.
"Mereka tidak lagi ingin melakukan intervensi mikroskopis atau memberikan kesempatan kedua kepada wasit. VAR harus digunakan secara eksklusif untuk kesalahan yang jelas dan nyata. Ini adalah sepak bola, bukan PlayStation. Kami harus sangat berhati-hati," tegas Rosetti.
Durasi pemeriksaan VAR juga menjadi perhatian serius bagi UEFA. Rosetti menilai peninjauan yang terlalu lama dapat merusak kredibilitas teknologi tersebut. Menurutnya, sebuah proses review yang berlangsung lebih dari 90 detik berisiko membuat keputusan kehilangan konteks dan mengganggu pengalaman penonton.
Dalam kasus kartu merah, UEFA juga ingin situasi pertandingan menjadi pertimbangan yang lebih besar. Tayangan freeze-frame tetap dapat digunakan untuk membantu melihat detail sebuah insiden, tetapi gambar tersebut akan dilengkapi sejumlah tayangan ulang dalam kecepatan normal agar wasit tidak hanya mengambil keputusan berdasarkan satu potongan gambar.
Rosetti menyampaikan rencana tersebut ketika memperkenalkan Clear Line, platform daring baru UEFA yang dirancang untuk memberikan panduan mengenai penerapan aturan dan penggunaan VAR secara lebih konsisten. Platform tersebut dapat diakses publik melalui situs UEFA dan menyediakan sekitar 150 contoh situasi sebagai referensi.
Melalui Clear Line, UEFA berharap keputusan wasit menjadi lebih mudah dipahami oleh pemain, klub, media dan suporter. Platform itu juga diharapkan membantu menciptakan pendekatan yang lebih seragam di berbagai kompetisi Eropa, meskipun Rosetti mengakui penerapan aturan tetap dapat menghadirkan perbedaan dalam situasi tertentu.
"Gagasannya adalah memastikan penerapan aturan menjadi lebih konsisten," kata Roberto Rosetti dalam acara media yang juga dihadiri sejumlah media pilihan.
Reformasi tersebut menunjukkan keinginan untuk menemukan keseimbangan antara teknologi dan kewenangan wasit. VAR tetap akan menjadi bagian penting dalam pertandingan, tetapi penggunaannya diharapkan lebih terbatas agar keputusan di lapangan tidak terus-menerus digantikan oleh pemeriksaan video.
Artikel Tag: UEFA, VAR, Roberto Rosetti
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/uefa-siapkan-reformasi-var-wasit-akan-punya-kendali-lebih-besar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini