Vladimir Petkovic Akui Aljazair Dihukum Kesalahan Sendiri
Vladimir Petkovic tetap bangga meski Aljazair tersingkir dari Piala Dunia 2026. (Foto: Ercin Erturk/Anadolu via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Vladimir Petkovic mengungkapkan kekecewaannya setelah Aljazair kalah 0-2 dari Swiss pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) pagi WIB di BC Place, Vancouver. Meski tersingkir, pelatih berusia 62 tahun itu tetap menilai perjalanan timnya di turnamen ini merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Aljazair kebobolan lebih dulu pada menit ke-10 melalui Breel Embolo setelah serangan balik cepat Swiss. Dan Ndoye kemudian menggandakan keunggulan tepat setelah babak kedua dimulai. Kekalahan tersebut mengakhiri langkah Les Fennecs yang sebelumnya sukses lolos dari fase grup untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Berbicara kepada wartawan seusai pertandingan, Vladimir Petkovic menilai kekalahan itu bukan semata-mata kesalahan lini belakang. Menurutnya, seluruh tim harus bertanggung jawab karena setiap kesalahan yang dilakukan langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Swiss.
"Saya tidak bisa mengatakan ini hanya kesalahan lini pertahanan atau para pemain belakang, tetapi cara kami bertahan sebagai sebuah tim membuat kami harus membayar harga yang sangat mahal," ujar Petkovic.
"Setiap kali kami melakukan kesalahan pertama, kami langsung kebobolan. Lawan hanya memiliki tiga peluang dan mereka mampu mencetak dua gol. Kami sebenarnya menciptakan lebih banyak peluang daripada mereka, tetapi memang begitulah sepak bola," lanjutnya.
Petkovic, yang pernah menangani tim nasional Swiss selama tujuh tahun, mengakui kualitas permainan di Piala Dunia jauh lebih tinggi dibanding pertandingan-pertandingan yang dijalani Aljazair sebelumnya. Karena itu, ia menilai timnya harus mampu beradaptasi dengan lebih baik.
"Sebelum datang ke Piala Dunia kami bertahan dengan sangat baik dan tidak banyak kebobolan. Namun, di turnamen ini level permainannya sangat tinggi sehingga kami harus tampil lebih rapi dan mampu beradaptasi dengan standar permainan seperti ini," katanya.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Vladimir Petkovic tetap puas dengan pencapaian anak asuhnya. Ia menilai keberhasilan kembali tampil di Piala Dunia setelah 12 tahun dan lolos dari fase grup sudah menjadi langkah besar bagi sepak bola Aljazair.
"Sudah merupakan keberhasilan besar bisa kembali tampil di turnamen ini setelah 12 tahun. Lolos dari fase grup untuk kedua kalinya dalam sejarah kami juga merupakan pencapaian yang luar biasa. Tentu kami ingin melangkah lebih jauh, tetapi kami belum mampu melakukannya," tutur Petkovic.
Menutup konferensi pers, Petkovic meminta timnya menjadikan kegagalan ini sebagai pelajaran untuk masa depan. Menurutnya, Aljazair memang harus memperbaiki sejumlah kekurangan, tetapi mereka juga membawa banyak hal positif yang bisa menjadi modal pada turnamen berikutnya.
"Kami harus belajar dari kekurangan yang kami tunjukkan, tetapi pada saat yang sama kami juga memiliki banyak momen positif sepanjang turnamen ini. Itu harus menjadi bekal untuk berkembang ke depan," tutup Petkovic.
Artikel Tag: Swiss, Piala Dunia, Aljazair, Vladimir Petkovic, Piala Dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/vladimir-petkovic-akui-aljazair-dihukum-kesalahan-sendiri
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini