Zeki Celik Hanya Main Satu Babak, Luciano Spalletti Ungkap Alasannya

Penulis: Rei Darius
Jumat 23 Okt 2026, 15:00 WIB - 130 views
Zeki Celik

Fullback Juventus Zeki Celik (Image: Juventus)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Europa: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, membeberkan alasan dirinya menarik keluar Zeki Celik setelah jeda turun minum, padahal sang bek kanan mencetak gol kontra Rennes.

I Bianconeri gagal melanjutkan tren kemenangannya di Liga Europa saat menjamu Rennes di Allianz Stadium pada Kamis (22/10) malam WIB setelah tertahan dengan skor 2-2.

Juventus sempat unggul cepat melalui Zeki Celik, namun tim tamu membalikkan keadaan melalui Musa Al-Taamari dan penalti Boulaye Dia. Penalti Nick Woltemade menyamakan skor di babak kedua.

Jhon Lucumi sempat mengira telah memberikan kemenangan 3-2 untuk tim tuan rumah namun wasit menganulirnya karena offside. Tim asuhan Luciano Spalletti pun kini melanjutkan tren buruknya dengan hanya mampu menang sekali dari empat laga terakhir di semua ajang.

Celik menjadi starter sebagai bek kanan dalam laga ini namun hanya bertahan selama 45 menit karena Spalletti menariknya keluar setelah jeda turun minum.

Setelah pertandingan, sang pelatih berusia 67 tahun ditanyakan tentang alasannya menariknya keluar, yaitu sebagai langkah pencegahan agar dia bisa kembali bermain dalam dua hari ke depan.

"Dia merasakan kaku dan mengatakan dia pikir dia tidak terluka, tetapi saya pikir akan sulit untuk membuatnya pulih dalam dua hari," kata Spalletti soal Celik kepada Sky Sport Italia.

Juve perlu kembali ke jalur kemenangan pada akhir pekan ini saat melawat ke Via del Mare untuk menghadapi Lecce di pentas Serie A.

Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti, Zeki Celik

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/bola/zeki-celik-hanya-main-satu-babak-luciano-spalletti-ungkap-alasannya
130
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini