Audi: Ancaman Serius di Formula 1 2026

Penulis: Juli Tampubolon
Minggu 25 Jan 2026, 02:13 WIB - 173 views
Audi: Ancaman Serius di Formula 1 2026 - sumber: (racingnews365)

Audi: Ancaman Serius di Formula 1 2026 - sumber: (racingnews365)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 sering kali diwarnai oleh dominasi tim-tim besar seperti McLaren, Ferrari, Red Bull, dan Mercedes. Namun, kehadiran Audi di ajang ini pada tahun 2026 dengan tim pabrikannya yang baru setelah mengambil alih Sauber, layak untuk menjadi perhatian. Berbeda dengan Cadillac, yang baru akan membuat unit daya sendiri pada tahun 2029, Audi sudah selangkah lebih maju dengan menciptakan power unitnya sendiri.

Audi bukanlah pendatang baru yang biasa-biasa saja di dunia balap. Keberhasilan mereka di ajang Le Mans 24 Jam menjadi bukti nyata dari efisiensi destruktif mereka. Pada tahun 1999, ketika pertama kali bertanding di Circuit de la Sarthe dengan mobil R8R dan R8C, mereka berhasil finis di posisi ketiga dan keempat meski mengalami beberapa masalah mekanis. Setahun kemudian, Audi mengukir kemenangan bersejarah 1-2-3, dipimpin oleh Frank Biela, Emanuele Pirro, dan Tom Kristensen yang meraih kemenangan keduanya. Kristensen sendiri meraih tujuh dari sembilan kemenangan Le Mans-nya bersama Audi antara tahun 2000 dan 2013.

Tidak hanya di trek balapan, Audi juga mencatat kesuksesan di ajang Dakar Rally pada tahun 2002 dengan mobil listrik RS e-tron. Kemenangan etape berhasil diraih pada tahun pertama, dan pada tahun 2024, Carlos Sainz Sr., juara dunia reli dua kali, membawa Audi meraih kemenangan pertamanya di Dakar dengan selisih waktu lebih dari satu jam setelah menempuh jarak 7.900 km. Ini adalah pertama kalinya kendaraan bertenaga listrik memenangkan Dakar.

Kesuksesan Lanjutan

Dalam dunia balap yang semakin berfokus pada teknologi listrik, Audi juga memantapkan langkahnya di Formula E. Pada tahun-tahun awal Formula E, ketika teknologi baterai masih dalam tahap perkembangan, Audi menjadi salah satu tim terdepan. Lucas di Grassi memenangkan balapan FE perdana di Beijing, meski dibantu oleh insiden yang melibatkan Nico Prost dari Renault dan Nick Heidfeld. Tim ini finis di posisi ketiga dalam klasemen keseluruhan, sebelum Di Grassi berjuang untuk gelar juara pembalap melawan Sebastien Buemi di akhir musim kedua. Meski Buemi akhirnya menang, di Grassi berhasil meraih gelar juara pembalap untuk Audi di musim ketiga, diikuti dengan gelar juara tim pada tahun 2018 sebelum mereka mundur dari kompetisi pada akhir musim 2021.

Dalam konteks F1, Audi menyadari besarnya tantangan yang akan dihadapi. CEO Gernot Dollner menyatakan bahwa timnya ingin menang, namun juga memahami bahwa menjadi tim papan atas tidak bisa dicapai dalam semalam. Tahun 2030 telah ditandai sebagai target untuk menjadi penantang juara.

Bagi tim-tim terkemuka di F1, pesannya sudah jelas: Audi datang bukan sekadar untuk berkompetisi, tetapi untuk menang. Sejarah mereka membuktikan bahwa mereka tidak sekadar hadir, tetapi siap untuk mendominasi.

Artikel Tag: Audi, Ferrari, McLaren, Mercedes, Red Bull

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/audi-ancaman-serius-di-formula-1-2026
173
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini