Bos Racing Bulls Lihat Sosok Verstappen dalam Diri Isack Hadjar
Isack Hadjar
Berita F1: Kepindahan Isack Hadjar ke Red Bull menjadi salah satu sorotan utama jelang musim Formula 1 terbaru. Setelah menjalani musim debut yang solid bersama Racing Bulls, pebalap berusia 21 tahun itu mendapatkan promosi ke tim utama, menggantikan Yuki Tsunoda yang harus tersingkir dari kursi balap.
Keputusan tersebut diambil setelah Hadjar menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim. Meski sempat memulai tahun dengan buruk akibat kecelakaan di formation lap pada seri pembuka di Australia, ia mampu bangkit dan tampil konsisten hingga menuai banyak pujian dari paddock.
Kini, Hadjar akan berduet langsung dengan Max Verstappen, juara dunia empat kali yang dikenal sangat dominan terhadap rekan setimnya. Sejumlah nama besar seperti Daniel Ricciardo, Pierre Gasly, Alex Albon, Sergio Perez, Liam Lawson, hingga Tsunoda pernah merasakan betapa beratnya menjadi tandem pebalap asal Belanda tersebut.
Namun, CEO Racing Bulls Peter Bayer melihat sisi positif dari tantangan itu. Menurutnya, Hadjar memiliki sejumlah karakter yang mengingatkannya pada Verstappen, khususnya dalam hal etos kerja dan kecintaan murni terhadap balapan.
“Dia termasuk salah satu pebalap paling pekerja keras yang pernah saya lihat, dan sangat berdedikasi,” ujar Bayer dalam wawancara eksklusif di akhir musim lalu. “Dia bahkan memilih pindah ke Faenza agar bisa lebih dekat dengan para insinyur.”
Bayer mengakui perbandingan dengan Verstappen seharusnya dilakukan secara hati hati. Namun, ia tidak menampik adanya kemiripan dalam sikap dan fokus Hadjar. “Kadang memang tidak adil membandingkan, tapi jujur saja, dalam beberapa hal dia mengingatkan saya pada Max. Datang ke sirkuit dengan pakaian tim, pikirannya hanya satu, balapan.”
Menurut Bayer, Hadjar memiliki mentalitas kompetitif yang sangat kuat. Setelah sesi latihan pertama, pebalap muda itu kerap menunjukkan antusiasme berlebih untuk langsung masuk ke sesi kualifikasi. “Dia sering berkata ingin langsung balapan. Dunia Isack memang soal balap, kerja keras, dan fokus penuh.”
Selain kecepatan, Bayer juga menyoroti kematangan Hadjar dalam menghadapi dinamika musim yang naik turun. Ia menilai pengalaman sulit justru membentuk karakter sang pebalap. “Saya senang dia mengalami pasang surut. Itu manusiawi. Tapi secara keseluruhan, perkembangannya luar biasa. Dia tetap lapar akan hasil, fokus, dan disiplin.”
Dengan bekal tersebut, Isack Hadjar kini memasuki fase terpenting dalam kariernya. Tantangan menghadapi Verstappen akan menjadi ujian sesungguhnya, sekaligus kesempatan emas untuk membuktikan kualitasnya di level tertinggi Formula 1.
Artikel Tag: Isack Hadjar, Red Bull, Racing Bulls, Peter Bayer, Max Verstappen
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/bos-racing-bulls-lihat-sosok-verstappen-dalam-diri-isack-hadjar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini