Bukan Sekadar Pencari Bakat, Helmut Marko Tinggalkan Jejak Besar di F1

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 11 Jan 2026, 17:46 WIB - 234 views
Helmut Marko

Helmut Marko

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Nama Helmut Marko sudah lama identik dengan Red Bull dan program pembinaan pebalap mudanya. Bagi Sebastien Buemi, mantan pebalap Formula 1 yang kini aktif di Formula E dan World Endurance Championship, peran Marko jauh melampaui sekadar pencari bakat. Ia menilai Marko sebagai sosok yang benar-benar mengubah arah perkembangan motorsport modern.

Buemi merupakan salah satu pebalap yang merasakan langsung dampak program Red Bull Junior Team. Ia bergabung sejak 2004, mendapat dukungan penuh dalam karier juniornya, lalu dipercaya menjadi pebalap tes dan cadangan Red Bull pada 2008 sebelum tampil reguler bersama Toro Rosso pada periode 2009 hingga 2011. Pengalaman itu membuat Buemi memahami filosofi Marko dari dalam.

Menurut Buemi, langkah paling berani Marko adalah memberikan kesempatan kepada pebalap sangat muda untuk langsung tampil di Formula 1. Keputusan menurunkan Max Verstappen saat masih berusia 16 tahun disebut sebagai momen penting yang mematahkan standar lama dunia balap. Sebelumnya, tim-tim besar cenderung menunggu pebalap matang secara usia dan pengalaman sebelum diberi kursi F1.

“Saya belum berbicara langsung dengannya, tetapi dia membuat banyak keputusan besar dan sangat membentuk Red Bull seperti sekarang. Saya tidak selalu setuju, namun rasa hormat saya sangat besar terhadap apa yang telah ia lakukan,” ujar Buemi. Ia menilai keberanian Marko membawa pebalap muda ke level tertinggi adalah sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Buemi bahkan meyakini efek domino dari keputusan tersebut masih terasa hingga kini. Ia mencontohkan langkah Mercedes yang berani mempromosikan Kimi Antonelli ke proyek besar mereka. “Melihat apa yang dilakukan Mercedes dengan Antonelli, saya rasa itu tidak akan terjadi jika Helmut tidak lebih dulu melakukannya dengan Max. Keputusan seperti itu, menurut saya, sedikit banyak telah mengubah dunia motorsport,” ungkapnya.

Meski kerap dikritik karena dianggap terlalu keras dan tidak memberi banyak waktu adaptasi, program junior Red Bull tetap diakui sebagai yang paling konsisten. Banyak alumninya yang sukses memenangkan balapan Formula 1, bahkan meraih kemenangan besar di ajang lain seperti Le Mans. Stabilitas kepemimpinan Marko selama bertahun-tahun menjadi faktor kunci keberhasilan sistem tersebut.

Buemi menilai banyak pabrikan pernah mencoba membangun program serupa, namun gagal bertahan lama. Red Bull, dengan dua tim di Formula 1 dan visi jangka panjang, dinilai sebagai tolok ukur dalam pembinaan talenta. Warisan Helmut Marko pun disebut akan terus memengaruhi cara tim-tim besar mencari dan mengembangkan pebalap muda di masa depan.

Artikel Tag: Helmut Marko, Sebastien Buemi, Red Bull, F1 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/bukan-sekadar-pencari-bakat-helmut-marko-tinggalkan-jejak-besar-di-f1
234
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini