Impian Verstappen Terungkap Sebelum Pendiri Red Bull Wafat

Penulis: Juli Tampubolon
Senin 09 Mar 2026, 21:18 WIB - 98 views
Impian Verstappen Terungkap Sebelum Pendiri Red Bull Wafat - sumber: (racingnews365)

Impian Verstappen Terungkap Sebelum Pendiri Red Bull Wafat - sumber: (racingnews365)

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Max Verstappen, pembalap andalan Red Bull, mengungkapkan detail mimpinya yang pernah dibagikan dengan pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz, sebelum meninggal dunia. Mateschitz, sosok penting yang memperkenalkan Verstappen ke keluarga Red Bull saat usianya baru 16 tahun, menjalin hubungan erat dengan pembalap asal Belanda tersebut hingga wafat pada Oktober 2022.

Tujuh bulan sebelum kepergian Mateschitz, Verstappen menandatangani salah satu kontrak terpanjang dalam sejarah F1, yang mengikatnya hingga akhir musim 2028. Hal ini menegaskan niatnya untuk tetap bersama Red Bull sepanjang kariernya. Dalam beberapa musim terakhir, Verstappen kerap dikaitkan dengan kemungkinan pindah tim, terutama karena klausul kinerja dalam kontraknya yang membuka peluang untuk hengkang, meski akhirnya peluang tersebut tertutup karena performanya yang melampaui ekspektasi.

Pada tahap ini, Verstappen menegaskan "niat" kuatnya untuk memenuhi janji yang pernah dibuatnya kepada Mateschitz. "Saya ingat ketika Dietrich masih hidup… Saya mengatakan kepadanya bahwa mimpi saya – dan mimpinya – adalah bahwa saya akan tetap di sini selamanya, selama karier saya berlangsung," kata Verstappen saat berbicara kepada The Times. "Saya sangat senang bahwa sebelum dia meninggal, saya mengatakan bahwa niat saya masih untuk memenuhi mimpi itu, dan sejauh ini berjalan dengan baik."

Verstappen menjelaskan aset vital dalam karier F1-nya

Meski berbagai tawaran datang, terutama dari Mercedes, Verstappen tetap menunjukkan loyalitasnya kepada Red Bull. Bahkan sebelum meraih gelar pertamanya dari empat gelar juara dunia pada tahun 2021, pembalap berusia 28 tahun ini sebenarnya memiliki kesempatan untuk bergabung dengan tim lain demi mengejar gelar lebih cepat.

Setelah dipromosikan dari Toro Rosso ke Red Bull pada awal 2016, Verstappen harus menunggu lima tahun sebelum akhirnya berdiri di puncak F1. "Ini lucu, karena saya rasa biasanya pembalap bukanlah faktor yang stabil dalam hal orang datang dan pergi, jadi saya bangga akan hal itu," ungkap Verstappen. "Saya tetap setia kepada tim dalam waktu yang lama. Mereka tahu bahwa loyalitas bagi saya adalah hal yang sangat besar, dan itu tidak selalu terjadi di Formula 1. Tetapi begitulah cara saya beroperasi."

"Anda selalu mencoba membangun tim terkuat di sekitar Anda. Namun ketika Anda meraih banyak kesuksesan, wajar jika orang-orang direkrut dan meninggalkan tim. Itulah cara olahraga bekerja. Namun bagi saya, Anda perlu merasa bahwa Anda bisa menjadi diri sendiri dalam sebuah tim. Itu sama pentingnya, saya kira, dalam karier saya sekarang setelah memenangkan begitu banyak, ketimbang sekadar pergi ke tempat lain demi kinerja."

Artikel Tag: Max Verstappen, Dietrich Mateschitz

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/impian-verstappen-terungkap-sebelum-pendiri-red-bull-wafat
98
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini