Liam Lawson Hadapi Tantangan Mental dalam F1 Musim Kedua

Penulis: Zelda Maryadi
Rabu 07 Jan 2026, 02:39 WIB - 259 views
Liam Lawson Hadapi Tantangan Mental dalam F1 Musim Kedua - sumber: (racingnews365)

Liam Lawson Hadapi Tantangan Mental dalam F1 Musim Kedua - sumber: (racingnews365)

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Liam Lawson merasa dirinya akan lebih siap menghadapi tuntutan ‘pertempuran mental’ di Formula 1 saat memasuki musim penuh keduanya dalam olahraga ini. Pada tahun 2025, salah satu aspek yang diakui Lawson cukup membuatnya kesulitan adalah kurangnya waktu dan persiapan menjelang grand prix, terutama saat jadwal balapan begitu padat.

Pengalaman ini bukan hal baru bagi Lawson. Dalam dua tahun sebelumnya, ia sempat merasakan tantangan ini ketika menggantikan Daniel Ricciardo yang cedera dalam lima balapan pada tahun 2023, dan kemudian mengisi posisi pebalap Australia itu untuk enam balapan terakhir tahun 2024. Kampanye tersebut berakhir dengan dua kali triple header, yang dipisahkan oleh dua akhir pekan bebas, sebagai pemanasan untuk tahun penuh pertamanya di F1.

Di akhir musim yang menyamai rekor dengan 24 balapan, Lawson merasakan betapa beratnya perjuangan sebagai seorang pebalap yang harus mengumpulkan hasil sembari berjuang untuk masa depannya. Pada akhirnya, pebalap asal Selandia Baru yang kini berusia 23 tahun ini mendapatkan kontrak baru untuk membalap dengan Racing Bulls tahun ini. Ia merasa pengalaman tahun lalu akan membantunya menghadapi musim ini dengan lebih percaya diri.

"Hal terbesar tentang Formula 1, dibandingkan dengan kategori balap lainnya, adalah waktu antara balapan," ujar Lawson dalam wawancara eksklusif dengan RacingNews365 di akhir musim lalu. "Kadang-kadang Anda berpikir Anda sangat siap. Kemudian Anda tiba di akhir pekan balapan, dan sebelum Anda menyadarinya, Anda sudah di sesi kualifikasi, dan mungkin Anda tidak menjalani sesi yang baik."

Lawson mengungkapkan bagaimana ia harus cepat belajar dari setiap akhir pekan balapan, terutama dalam situasi triple header, di mana fokus harus segera beralih ke akhir pekan berikutnya. "Secara mental, ini adalah tantangan besar harus terus-menerus melalui suka duka," tambahnya. "Anda bisa menjalani akhir pekan yang hebat, dan akhir pekan berikutnya bisa sangat buruk, dan Anda terus-menerus berjuang melawan emosi itu sepanjang tahun."

Menghadapi tahun kedua, Lawson menegaskan pentingnya belajar dari hal-hal yang paling penting dan fokus pada aspek-aspek yang esensial. "Ini adalah permainan mental yang sangat berat," tutupnya.

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/liam-lawson-hadapi-tantangan-mental-dalam-f1-musim-kedua
259
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini