Persaingan Panas Antonelli-Russell, Wolff Harus Meleraikan

Penulis: Juli Tampubolon
Minggu 24 Mei 2026, 03:27 WIB - 108 views
Persaingan Panas Antonelli-Russell, Wolff Harus Meleraikan - sumber: (racingnews365)

Persaingan Panas Antonelli-Russell, Wolff Harus Meleraikan - sumber: (racingnews365)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 – George Russell berhasil memenangkan Sprint Kanada dari posisi pole, tetapi kemenangan tersebut tidak diraih tanpa drama setelah berseteru di lintasan dengan rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli. Russell finis hanya 1,272 detik di depan pembalap McLaren, Lando Norris, sementara pemimpin kejuaraan Antonelli tertinggal 0,571 detik di tempat ketiga di Sirkuit Gilles Villeneuve.

Perlombaan ini benar-benar memanas pada lap keenam ketika Antonelli dua kali gagal menyalip Russell, memaksanya keluar lintasan untuk menghindari tabrakan. Pada satu titik, Antonelli bahkan meminta agar Russell diberi penalti karena merasa rekan setimnya "nakal" dalam bertahan. Ketika emosi memuncak setelah insiden kedua, prinsipal tim Toto Wolff terpaksa turun tangan melalui radio, meminta pembalap muda tersebut untuk menenangkan diri.

Hasil akhir menunjukkan Antonelli harus puas di posisi ketiga, dengan keunggulan kejuaraannya berkurang menjadi 18 poin atas Russell.

Antonelli Marah

Masalah utama Mercedes musim ini adalah start dari garis. Memasuki balapan ini, Russell berkata bahwa tim telah membuat "langkah kecil" dalam menangani masalah tersebut. Kali ini, Russell berhasil melakukan start dengan sangat baik, sementara Antonelli menyusul di belakangnya, meninggalkan McLaren dan Ferrari di belakang, meskipun terbantu oleh jarak pendek menuju Tikungan 1.

Pergerakan paling signifikan di belakang duo Mercedes terjadi ketika Hamilton menyalip pembalap McLaren, Oscar Piastri, untuk merebut posisi keempat. Saat Russell dan Antonelli mulai menjauh, persaingan mereka memanas di lap keenam ketika pembalap Italia itu mencoba menyalip rekan setimnya yang lebih berpengalaman di luar Tikungan 1. Antonelli terpaksa memotong rumput, sementara Russell tetap tenang untuk mempertahankan posisi terdepannya.

Namun, di chicane kedua, Antonelli yang jelas-jelas kesal mencoba lagi menyerang Russell, tetapi harus kembali melewati area berumput untuk menghindari tabrakan. Antonelli menyuarakan kemarahannya melalui radio, meminta penalti untuk Russell, memaksa Wolff untuk turun tangan dan mengingatkan pembalap mudanya untuk fokus pada balapan daripada pesan radio.

Insiden kedua ini juga membuat Antonelli kehilangan posisi kedua kepada Norris, ketika pembalap Inggris tersebut berhasil menyusul saat pembalap muda Italia itu berusaha kembali setelah keluar lintasan. Saat balapan berlanjut, Norris perlahan mulai mendekati Russell, sementara Antonelli perlahan mendapatkan kembali ketenangannya untuk kembali bersaing.

Pada lap ke-18, trio terdepan hanya berjarak satu detik satu sama lain setelah melewati Alex Albon yang bergerak lambat dengan mobil Williams-nya, dan kemudian membentuk formasi saat mereka melewati hairpin. Namun, Norris tidak mampu melakukan serangan selama beberapa lap berikutnya, dan sebaliknya, setelah sedikit kesalahan keluar dari hairpin pada lap terakhir, dia mendapat serangan dari Antonelli di Tikungan 1.

Namun, Antonelli kembali melewati batas dan harus menggunakan area run-off. Meskipun ia keluar di depan Norris, ia memberikan tempat tersebut kembali. Hingga garis finis, Norris mampu mempertahankan posisi kedua, mengapit duo Mercedes.

Pergerakan di Akhir Balapan

Di chicane terakhir pada lap penultimate, Piastri merebut posisi keempat dari Hamilton, yang kemudian juga dilewati oleh rekan setim Ferrari, Charles Leclerc. Pembalap Red Bull, Max Verstappen, dan Racing Bulls, Arvid Lindblad, menyelesaikan posisi terakhir yang menghasilkan poin di urutan ketujuh dan kedelapan.

Artikel Tag: Mercedes, McLaren

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/persaingan-panas-antonelli-russell-wolff-harus-meleraikan
108
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini