Red Bull Sebut Proyek Mesin 2026 sebagai Tantangan Berat
Laurent Mekies
Team Principal Red Bull, Laurent Mekies, menggambarkan proyek ini sebagai sesuatu yang luar biasa besar. “Kami menganggapnya seperti mendaki gunung Everest. Ini proyek yang gila, tantangan yang gila,” ujarnya kepada Sky F1.
Menurut Mekies, langkah Red Bull-Ford sejalan dengan semangat inovatif kedua perusahaan. “Ini benar-benar sesuai dengan karakter Red Bull dan Ford. Kami tahu ini pekerjaan besar, tapi kami ingin melakukannya dengan standar tertinggi di setiap bidang,” jelasnya.
Meski penuh percaya diri, Mekies tidak menutup mata terhadap dominasi pabrikan yang sudah puluhan tahun membuat mesin F1. Mercedes, Ferrari, Renault, hingga Honda punya pengalaman panjang dalam riset dan pengembangan power unit. “Kami sangat menghormati para pesaing. Mereka sudah melakukannya 50 sampai 70 tahun, sementara kami mulai dari nol, membangun tim, proses, dan infrastruktur. Itu tentu butuh waktu,” katanya.
Bos asal Prancis itu menekankan bahwa performa awal saat tes pramusim 2026 bukanlah tolok ukur. Baginya, kesuksesan hanya bisa dilihat dari konsistensi jangka panjang. “Bukan soal siapa yang tercepat saat uji coba di Barcelona, melainkan siapa yang bisa mengeksekusi proyek ini dengan benar dan terus mengembangkannya,” tegas Mekies.
Kolaborasi dengan Ford menjadi kunci utama. Produsen mobil asal Amerika Serikat itu pernah punya sejarah panjang di F1, termasuk bersama Cosworth yang mendominasi pada era 1960-an dan 1970-an. Kini, mereka kembali berupaya membawa teknologi hibrida ramah lingkungan yang sesuai regulasi baru.
Dengan sumber daya besar dan keinginan untuk mendobrak dominasi, Die Roten Bullen berharap bisa tetap berada di barisan depan setelah 2026. Namun, Mekies mengingatkan bahwa perjalanan ini adalah maraton, bukan sprint. “Kami memiliki orang-orang hebat yang mulai menyatu dalam proyek Red Bull-Ford. Ini adalah perjalanan panjang,” tutupnya.
Artikel Tag: Red Bull, Laurent Mekies, ford, F1 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/f1/red-bull-sebut-proyek-mesin-2026-sebagai-tantangan-berat
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini