Arpichaya Yubol Pertahankan Posisi di Puncak Klasemen Portland Classic
Arpichaya Yubol mengumpulkan total 12 under 132 pukulan untuk memimpin turnamen LPGA Tour tersebut menjelang akhir pekan. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Thailand Arpichaya Yubol mempertahankan posisi teratas klasemen The Standard Portland Classic setelah kembali mencatat skor 6 under 66 pada putaran kedua, Jumat (14/8).
Bermain di Columbia-Edgewater Country Club, Yubol mengumpulkan total 12 under 132 pukulan untuk memimpin turnamen LPGA Tour tersebut menjelang akhir pekan.
Penampilan solid itu membuatnya berada dalam posisi bagus untuk mengejar kemenangan pertama dalam kariernya di LPGA Tour.
"Saya menjalani hari yang cukup bagus dengan putter saya," kata Arpichaya Yubol.
Pajaree Anannarukarn, yang juga berasal dari Thailand, berada satu pukulan di belakang Yubol bersama Sophia Schubert dan Hye-Jin Choi.
Anannarukarn dan Schubert sama-sama mencatat 66, sedangkan Choi membukukan 67 di lapangan yang dipenuhi pepohonan tersebut.
Schubert mengaku hasil tersebut tidak terlepas dari persiapan intensif yang dilakukannya selama jeda kompetisi.
Pegolf Amerika Serikat itu menghabiskan lima hingga enam pekan di rumah dan secara khusus meningkatkan kemampuan putting.
"Saya bekerja sangat keras, terutama pada putting karena itu yang perlu saya tingkatkan. Semuanya benar-benar mulai berjalan dan saya berhasil memasukkan banyak putt," ujar Schubert.
Arpichaya Yubol, 24 tahun, masih mengejar kemenangan pertamanya setelah empat musim tampil di LPGA Tour. Ia telah dua kali finis sebagai runner-up tahun ini, masing-masing di Mayakoba dan ShopRite LPGA.
Pada putaran kedua, Yubol sempat mencapai 13 under setelah mencetak birdie di hole ke-17 yang merupakan par 4.
Namun, ia kehilangan satu pukulan di hole ke-18 setelah melakukan bogey, sekaligus menjadi bogey pertamanya sepanjang turnamen.
"Itulah golf, hal seperti itu selalu terjadi. Bagi saya, bermain 36 hole dengan hanya satu bogey sudah luar biasa," kata Yubol.
Juara dua major berturut-turut tahun ini, Haeran Ryu, berada di kelompok besar yang menempati posisi berikutnya dengan skor 9 under.
Pegolf Korea Selatan tersebut membukukan 68 pada putaran kedua.
Sementara itu, Mariel Galdiano yang memimpin klasemen setelah putaran pertama dengan skor 65 harus turun ke posisi 12 setelah mencatat 71. Ia kini mengoleksi 8 under.
Lexi Thompson gagal melewati cut setelah mencatat 73 dan 72. Thompson sebelumnya mengumumkan bahwa dirinya sedang menantikan kelahiran anak pertamanya bersama suaminya, Max Provost, pada Februari mendatang.
Pegolf amatir Kolombia, Maria Jose Marin, juga gagal lolos cut. Juara Augusta National Women's Amateur itu mencatat 75 setelah sebelumnya berada di posisi kedua dengan skor 66.
Marin kini bersiap menjalani musim seniornya bersama Arkansas setelah menjadi juara individu NCAA pada 2025.
Artikel Tag: lpga tour
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/arpichaya-yubol-pertahankan-posisi-di-puncak-klasemen-portland-classic
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini