Jon Rahm Buka Suara Usai Keluar dari LIV Golf, Akui Bidik PGA Tour
Jon Rahm
Berita Golf - Mantan pegolf nomor satu dunia, Jon Rahm, untuk pertama kalinya secara terbuka membeberkan alasan utamanya hengkang dari LIV Golf. Keputusan itu disampaikan Rahm menjelang penampilannya di ajang DP World Tour Abu Dhabi Aldar Championship.
Rahm mengakui bahwa masa tiga tahunnya bersama LIV Golf memberikan pengalaman bertanding yang luar biasa. Namun, ia merasa format baru LIV 2.0 yang memangkas jumlah turnamen dan total hadiah justru membuat sirkuit tersebut kehilangan identitas aslinya.
Ketidakpastian arah masa depan liga yang tengah dilanda krisis keuangan tersebut membuat Rahm enggan menandatangani kesepakatan baru.
"Jujur saja, memperpanjang kontrak di sana tidak pernah benar-benar masuk dalam pertimbangan saya. Saya menyukai gagasan LIV versi awal, tetapi saya tidak tertarik dengan perubahan yang mereka lakukan untuk LIV 2.0. Terlalu banyak hal yang tidak pasti dan liga itu mulai terasa seperti tur reguler biasa," jelas Rahm dalam sesi konferensi pers.
Setelah resmi menepi dari sirkuit tersebut, fokus juara dua kali turnamen mayor ini tertuju pada kariernya mendatang. Untuk saat ini, Rahm akan tampil penuh di ajang DP World Tour di Eropa sembari menjajaki peluang kembali ke PGA Tour pada musim 2027.
Langkah ini menyusul rekam jejak Brooks Koepka yang lebih dulu kembali ke PGA Tour melalui skema Returning Member Program. Jon Rahm menyadari situasi yang dihadapinya mungkin sedikit berbeda, tetapi ia tetap optimistis menatap masa depannya.
"Saya belum berdiskusi langsung dengan pihak PGA Tour mengenai jalan kembali untuk tahun depan. Namun, jika saya harus menjalani penangguhan satu tahun terlebih dahulu, tampil di ajang tur Eropa yang luar biasa ini tentu bukan pilihan yang buruk," pungkasnya.
Artikel Tag: PGA tour, jon rahm, LIV Golf
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/jon-rahm-buka-suara-usai-keluar-dari-liv-golf-akui-bidik-pga-tour
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini