Kisah Ryan Fox, Nyaris Tinggalkan Golf hingga Juarai The Open

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 20 Jul 2026, 17:36 WIB - 135 views
Ryan Fox

Ryan Fox

Ligaolahraga.com -

Berita Golf - Ryan Fox menorehkan pencapaian terbesar dalam kariernya setelah menjuarai The Open Championship 2026 di Royal Birkdale, Inggris. Pegolf berusia 39 tahun itu memastikan kemenangan dramatis berkat birdie di hole ke 18 yang mengantarkannya finis dengan total 10 under par, unggul satu pukulan atas Cameron Young.

Fox menutup putaran final dengan skor 68, termasuk empat birdie dalam enam hole terakhir. Momen penentu datang ketika ia memasukkan putt sekitar 11 kaki di hole penutup untuk mengangkat Claret Jug, trofi paling bergengsi di golf Inggris.

"Saat berusia 18 tahun, kalau ada yang menawarkan perjalanan karier seperti ini, saya pasti langsung menerimanya. Sekarang rasanya jauh lebih luar biasa dari yang pernah saya bayangkan," kata Fox usai pertandingan.

Kesuksesan tersebut menjadi puncak perjalanan panjang yang tidak selalu berjalan mulus. Putra legenda rugby Selandia Baru, Grant Fox, itu sempat mempertimbangkan pensiun saat masih berkompetisi di Australian Tour karena terancam kehilangan playing card.

Momen penting datang ketika sang ayah menjadi caddie dan mengingatkannya untuk kembali menikmati permainan.

"Dia bertanya mengapa saya bermain golf. Saya menjawab karena seharusnya olahraga ini menyenangkan. Sejak saat itu saya mencoba menikmati setiap pertandingan lagi," kenang Fox.

Perlahan kariernya berkembang. Ia menembus DP World Tour pada usia 30 tahun dan meraih beberapa kemenangan bergengsi, termasuk BMW PGA Championship. Baru pada usia 37 tahun ia mendapatkan kartu PGA Tour, lalu meraih kemenangan pertamanya di Myrtle Beach Classic dan RBC Canadian Open pada 2025.

Namun, performanya di turnamen mayor belum pernah benar benar menonjol. Sebelum pekan ini, Ryan Fox belum pernah finis di 15 besar dalam 29 penampilannya di ajang mayor.

Perjalanannya di Royal Birkdale pun jauh dari mudah. Ia membuka turnamen dengan skor 72 dan hanya lolos cut dengan selisih satu pukulan. Kebangkitan dimulai pada putaran ketiga saat membukukan skor 62, menyamai rekor lapangan sekaligus salah satu skor terendah dalam sejarah turnamen mayor putra.

Di putaran final, Fox sempat kehilangan satu pukulan di hole ke 11 sebelum bangkit melalui birdie di hole 13, 14, 16, dan akhirnya 18. Ia juga mampu menyelamatkan bogey penting di hole 15 setelah bola masuk ke bunker dengan posisi yang sangat sulit.

Kemenangan tersebut membuat Fox menjadi pegolf pria ketiga dari Selandia Baru yang menjuarai turnamen mayor setelah Bob Charles dan Michael Campbell. Ia juga tercatat sebagai salah satu juara mayor perdana tertua dalam tiga dekade terakhir.

Usai menerima trofi, Ryan Fox mengaku sudah memiliki rencana sederhana untuk Claret Jug.

"Saya berbicara dengan anak anak semalam dan mereka meminta saya membawa pulang trofi. Rasanya tidak ada oleh oleh yang lebih istimewa daripada ini," ujarnya.

Artikel Tag: PGA tour, the open championship, Royal Birkdale, The Open, ryan fox

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/kisah-ryan-fox-nyaris-tinggalkan-golf-hingga-juarai-the-open
135
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini