LIV Golf Pangkas Skala Operasinya untuk Mewujudkan Rencana LIV 2.0

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 28 Agu 2026, 05:15 WIB - 80 views
LIV Golf tetap optimistis dapat memperoleh pendanaan baru dan berharap sebagian besar karyawan yang diberhentikan bisa kembali jika LIV 2.0 terealisasi. (Foto: Golf Digest)

LIV Golf tetap optimistis dapat memperoleh pendanaan baru dan berharap sebagian besar karyawan yang diberhentikan bisa kembali jika LIV 2.0 terealisasi. (Foto: Golf Digest)

Ligaolahraga.com -

LIV Golf mulai memangkas skala operasinya setelah musim 2026 berakhir lebih cepat dan masa depan liga tersebut masih belum pasti.

Sejumlah besar posisi di dalam organisasi dihentikan sebagai bagian dari upaya menyiapkan LIV 2.0.

Dalam pemberitahuan kepada karyawan pada Rabu (26/8), LIV Golf tidak mengungkap jumlah pasti posisi yang terdampak.

Namun, sebagian besar tenaga kerja diperkirakan terkena dampak pengurangan tersebut.

LIV sebelumnya telah memberi tahu para karyawan pada Juli bahwa pemangkasan tenaga kerja menjadi kemungkinan setelah liga mencapai akhir periode pendanaan yang tersedia saat ini.

Meski demikian, LIV tetap optimistis dapat memperoleh pendanaan baru dan berharap sebagian besar karyawan yang diberhentikan bisa kembali jika LIV 2.0 terealisasi.

"Kami berterima kasih kepada para karyawan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam membangun LIV Golf. Kami tetap berkomitmen mendukung mereka yang terdampak selama masa transisi ini," kata juru bicara LIV dalam pernyataan yang diperoleh ESPN.

Pada April, Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi memberi tahu LIV bahwa mereka tidak akan lagi mendanai liga tersebut setelah musim 2026.

Sejak turnamen pertama LIV pada Juni 2022, PIF telah menginvestasikan lebih dari 5 miliar dolar AS. Tahun ini, pengeluaran PIF untuk LIV dilaporkan mencapai sekitar 100 juta dolar AS per bulan.

Berakhirnya dukungan tersebut membuat LIV mencari investor baru sekaligus menyiapkan kemungkinan peluncuran kembali pada 2027.

Liga tersebut telah membatalkan turnamen di New Orleans dan kejuaraan tim di Michigan.

Hadiah individu pada turnamen terakhir di Indianapolis juga dipangkas setengah, sementara dua konser yang dijadwalkan turut dibatalkan.

LIV juga menghadapi sejumlah gugatan dari vendor yang mengklaim belum menerima pembayaran atas jasa mereka.

CEO LIV Scott O'Neil sebelumnya mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani term sheet dengan investor yang kemudian diketahui merupakan Ted Goldthorpe dari BC Partners.

Namun, investasi senilai 250 juta dolar AS itu belum difinalisasi.

O'Neil menawarkan format baru berupa 10 turnamen pada 2027, terdiri dari lima ajang internasional dan lima di Amerika Serikat, serta kepemilikan saham bagi pemain dan kesempatan tampil di tur lain.

"Kami telah melihat sisi biaya bisnis dengan sangat disiplin," ujar O'Neil pekan lalu.

LIV bahkan belum menutup kemungkinan mengajukan kebangkrutan. O'Neil mengatakan seluruh fokus saat ini diarahkan pada penyelesaian transaksi agar liga dapat kembali beroperasi.

Artikel Tag: PIF, LIV Golf, Scott O'Neil

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/liv-golf-pangkas-skala-operasinya-untuk-mewujudkan-rencana-liv-20
80
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini