Scott O'Neil: LIV Golf Amankan Investor Baru untuk Bertahan Setelah 2026
Scott O'Neil mengumumkan kabar tersebut pada Rabu (5/8) di Trump National Golf Club, Bedminster, New Jersey, lokasi turnamen LIV Golf pekan ini. (Foto: Golf Digest)
LIV Golf memastikan masa depannya setelah CEO Scott O'Neil mengumumkan bahwa liga tersebut telah mendapatkan dukungan pendanaan dari investor eksternal.
Suntikan modal itu akan membuat kompetisi yang didukung Arab Saudi tersebut tetap berjalan setelah musim 2026 berakhir.
Scott O'Neil mengumumkan kabar tersebut pada Rabu (5/8) di Trump National Golf Club, Bedminster, New Jersey, lokasi turnamen LIV Golf pekan ini yang dimulai Kamis.
Namun, LIV Golf belum mengungkap identitas investor utama maupun nilai investasi yang akan diberikan.
Menurut Scott O'Neil, kesepakatan dengan investor utama telah ditandatangani dan mendapat persetujuan dewan.
LIV Golf menargetkan finalisasi seluruh persyaratan transaksi dalam beberapa pekan mendatang dan penyelesaian investasi pada September.
LIV Golf juga menyebut lebih dari 12 pihak lain telah menunjukkan minat untuk menjadi investor minoritas.
Skema tersebut akan membentuk model kepemilikan multipihak yang ditujukan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan liga dalam jangka panjang.
Pendanaan baru menjadi penting setelah Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi pada 30 April menyatakan tidak lagi membiayai LIV Golf.
PIF dilaporkan telah menggelontorkan lebih dari 5 miliar dolar AS untuk mendukung liga tersebut selama lima musim terakhir.
O'Neil sebelumnya mencari pendanaan sekitar 250 juta hingga 300 juta dolar AS agar LIV Golf dapat mempertahankan operasionalnya.
Dalam struktur baru, para pegolf akan menjadi pemegang saham mayoritas liga, sebuah model yang disebut O'Neil sebagai yang pertama diterapkan oleh liga olahraga global besar.
Selain perubahan kepemilikan, LIV Golf menyiapkan format kompetisi yang lebih terbuka bagi para pemain.
Pegolf akan diperbolehkan tampil di tur global lainnya dan kembali mendapatkan hak komersial atas nama, citra, dan kemiripan mereka atau name, image and likeness (NIL).
Dengan demikian, pemain memiliki kendali lebih besar atas merek pribadi dan kerja sama komersial.
LIV Golf juga berencana menggelar 10 turnamen pada 2027. Lima di antaranya akan berstatus “major” beregu di negara seperti Australia, Afrika Selatan, Inggris, Hong Kong, dan Meksiko.
Lima turnamen “signature” beregu lainnya dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen membangun keberlanjutan LIV Golf setelah periode ekspansi yang mengandalkan pendanaan besar.
Dengan struktur kepemilikan baru dan keterlibatan pemain sebagai pemegang saham mayoritas, liga berharap dapat mengurangi ketergantungan pada satu sumber pendanaan dan memiliki fondasi lebih kuat untuk berkembang secara global.
Sementara itu, juara dua kali US Open Bryson DeChambeau memimpin pertemuan khusus pemain pada Selasa di Bedminster.
LIV Golf belum memastikan apakah kejuaraan individu dan beregu musim 2026 tetap digelar sesuai jadwal pada 27-30 Agustus di The Cardinal at Saint John's, Plymouth, Michigan.
Artikel Tag: PIF, LIV Golf, Scott O'Neil
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/scott-oneil-liv-golf-amankan-investor-baru-untuk-bertahan-setelah-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini