Scottie Scheffler Jaga Peluang Raih Grand Slam di Final U.S. Open
Scottie Scheffler menutup putaran ketiga dengan skor 69 setelah bangkit dari awal yang kurang meyakinkan. (Foto: Golf Digest)
Pegolf nomor satu dunia Scottie Scheffler masih menjaga peluang meraih gelar U.S. Open 2026 sekaligus melengkapi Grand Slam karier meski tertinggal enam pukulan dari Wyndham Clark menjelang putaran final di Shinnecock Hills, Sabtu (20/6) waktu setempat.
Scheffler menutup putaran ketiga dengan skor 69 setelah bangkit dari awal yang kurang meyakinkan.
Hasil tersebut membuatnya berbagi posisi kedua dengan total 1-under dan akan bermain satu grup bersama Clark pada ronde penentuan, Minggu.
Jika mampu membalikkan keadaan dan merebut gelar juara, Scheffler akan menjadi pegolf ketujuh sepanjang sejarah yang berhasil menyelesaikan Grand Slam karier.
Pencapaian itu akan terasa semakin istimewa karena diraih tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-30 sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Ayah di Amerika Serikat.
"Kami ingin berada dalam posisi seperti ini. Itulah alasan kami berlatih dan bertanding, yaitu untuk memiliki kesempatan memenangkan turnamen. Besok saya memiliki peluang memainkan ronde yang hebat dan memberi diri saya kesempatan untuk menang," kata Scottie Scheffler.
Pegolf asal Amerika Serikat itu mengawali hari dengan dua bogey beruntun.
Di hole pertama, pukulan tee-nya masuk ke rough di sisi kiri fairway sehingga hanya mampu memajukan bola sejauh 48 yard. Satu hole kemudian, bola hasil tee shot mendarat di bunker dan kembali berujung bogey.
Setelah mencatat tujuh par berturut-turut, Scheffler mulai menemukan ritme permainannya. Ia membuka kebangkitan lewat birdie di hole ke-10, disusul penyelamatan par penting di hole ke-12.
Momentum semakin membaik ketika ia melakukan chip-in birdie di hole ke-14 setelah pukulan drive sejauh 351 yard membawanya mendekati area green.
Scottie Scheffler kemudian melanjutkan performa apik dengan mencatat tiga birdie beruntun, termasuk birdie di hole ke-16 setelah nyaris membukukan eagle dari jarak sekitar 13 kaki.
Rangkaian tiga birdie berturut-turut itu menjadi yang pertama bagi Scheffler sepanjang kariernya di ajang U.S. Open.
Meski demikian, dua peluang tambahan gagal dimaksimalkan pada penghujung ronde. Ia melewatkan putt penyelamat par dari jarak sekitar tujuh kaki di hole ke-17 dan gagal memasukkan putt birdie sekitar empat kaki di hole terakhir.
Statistik juga belum sepenuhnya berpihak kepada Scottie Scheffler.
Dari 21 pegolf yang pernah memimpin major dengan selisih enam pukulan atau lebih menjelang putaran terakhir, hanya Greg Norman yang gagal mempertahankan keunggulan tersebut saat Masters 1996.
Meski peluangnya tidak mudah, Scheffler tetap optimistis bisa memberikan tekanan kepada Clark.
"Kami sudah berjuang keras selama beberapa hari terakhir. Saya berhasil menjaga diri tetap dalam persaingan. Besok saya membutuhkan ronde yang benar-benar bagus jika ingin mengejar Wyndham," ujar Scheffler.
Artikel Tag: US Open, PGA tour, Scottie Scheffler
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/scottie-scheffler-jaga-peluang-raih-grand-slam-di-final-us-open
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini