Zack Swanwick Rebut Puncak Asia-Pacific Amateur Jelang Putaran Final
Zack Swanwick unggul dua pukulan menjelang putaran final, dengan tiket ke turnamen Masters dan The Open menjadi hadiah bagi sang juara. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Selandia Baru Zack Swanwick mengambil alih posisi teratas klasemen Asia-Pacific Amateur Championship setelah mencatat skor 4 di bawah par 67 pada putaran ketiga, Sabtu (31/10).
Ia unggul dua pukulan menjelang putaran final, dengan tiket ke turnamen Masters dan The Open menjadi hadiah bagi sang juara.
Bermain di Te Arai Links, Swanwick menutup putaran dengan birdie di hole ke-18 setelah memasukkan putt dari jarak sekitar tiga meter. Ia menyelesaikan putaran dengan skor total 7 di bawah par 206.
"Kami berada di bagian terbaik Selandia Baru untuk bermain golf. Sulit untuk tidak merasa senang," kata Swanwick. "Sudah cukup lama saya tidak berada dalam posisi seperti ini. Saya akan berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin."
Zack Swanwick, mahasiswa tahun ketiga di University of Florida, membangun momentumnya melalui permainan apik pada sembilan hole terakhir.
Di hole ke-13 yang merupakan par lima, ia melepaskan pukulan kayu tiga hingga mencapai green, lalu mencatat birdie melalui dua putt.
Ia kembali memperoleh birdie di hole ke-14 setelah memanfaatkan kemiringan lapangan di belakang green.
Swanwick sempat menghadapi kesulitan pada awal turnamen. Pada Kamis, ia mencatat skor empat di atas par dalam enam hole pertama.
Namun, tiga birdie berturut-turut di tiga hole terakhir putaran pembuka membantunya bertahan dalam persaingan. Dalam 45 hole terakhir, ia hanya membuat tiga bogey.
"Sekarang saya merasa sangat percaya diri. Saya mulai memahami ke mana bola akan bergerak dan seberapa jauh bola akan melaju. Permainan putting saya juga semakin baik. Semuanya terasa bagus. Saya hanya perlu terus menyerang," ujarnya.
Peluang Zack Swanwick menjadi juara juga terbuka setelah juara bertahan Fifa Laopakdee mengalami penurunan performa.
Pegolf Thailand yang berkuliah di Arizona State University itu sempat unggul dua pukulan ketika memasuki sembilan hole terakhir.
Namun, Laopakdee gagal memasukkan putt par dari jarak sekitar 1,8 meter di hole ke-12.
Ia kemudian gagal menyelamatkan par setelah masuk bunker di hole ke-13, sebelum melakukan pukulan wedge yang terlalu pendek di hole ke-14 dan mencatat bogey.
Laopakdee juga gagal memanfaatkan peluang birdie di hole ke-18 sehingga harus puas dengan skor 73.
Setelah membuka turnamen dengan skor 63, performa putting-nya menurun pada dua putaran berikutnya.
Ia kini berada di posisi kedua bersama rekan senegaranya, Cooper Moore, dengan skor total 5 di bawah par.
Moore kembali masuk persaingan setelah menghasilkan birdie di hole ke-17 melalui pukulan wedge yang berhenti sekitar 30 sentimeter dari lubang. Ia menutup putaran dengan skor 71.
Pegolf Jepang Kaito Sato menempati posisi berikutnya dengan skor total 3 di bawah par 210 setelah membukukan tiga birdie dalam tujuh hole terakhir untuk mencatat skor 70.
Selandia Baru belum pernah menghasilkan juara Asia-Pacific Amateur sejak turnamen tersebut dimulai pada 2009.
Swanwick kini berpeluang mengakhiri catatan itu sekaligus meraih kesempatan tampil di dua turnamen major paling bergengsi dalam golf.
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/zack-swanwick-rebut-puncak-asia-pacific-amateur-jelang-putaran-final
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini