Ambisi Honda Bangkit di 2027 Buat Posisi Joan Mir dan Luca Marini Terancam
Joan Mir dan Luca Marini
Berita MotoGP: Honda mulai menunjukkan tanda kebangkitan di MotoGP, tetapi ambisi besar menuju 2027 justru membuat masa depan dua pebalapnya, Joan Mir dan Luca Marini, berada dalam posisi rawan.
Honda memasuki musim MotoGP 2026 dengan optimisme baru setelah berhasil naik ke Tier C dalam sistem konsesi. Peningkatan status ini menandai kemajuan signifikan setelah beberapa musim terpuruk di barisan belakang. Namun di balik optimisme tersebut, tersimpan dilema besar terkait masa depan susunan pebalap mereka.
Joan Mir dan Luca Marini menjadi figur penting dalam proses kebangkitan Honda. Keduanya berperan besar dalam pengembangan RC213V yang perlahan mulai menunjukkan daya saing. Stabilitas dan pengalaman mereka dianggap krusial untuk menuntaskan fase transisi sebelum regulasi baru MotoGP diberlakukan pada 2027.
Masalahnya kontrak Mir dan Marini sama sama berakhir pada akhir 2026. Di saat bersamaan, pasar pebalap MotoGP diprediksi akan sangat panas. Honda secara terbuka disebut mengincar pebalap kelas juara dunia untuk era baru tersebut. Nama seperti Marc Marquez, Pedro Acosta, hingga Jorge Martin masuk dalam radar pabrikan Jepang itu.
Situasi ini membuat posisi Mir dan Marini berada di bawah tekanan bahkan sebelum musim 2026 dimulai. Ketertarikan Honda pada pebalap papan atas menjadi sinyal bahwa perubahan besar bisa terjadi kapan saja, tergantung seberapa agresif manajemen ingin bergerak.
Dari sisi performa, Joan Mir masih dinilai memiliki keunggulan dalam kecepatan murni. Namun konsistensinya kerap menjadi sorotan, terutama karena sering terlibat insiden balapan. Sementara itu, Luca Marini dikenal stabil dan metodis, tetapi belum mampu menunjukkan hasil mencolok yang bisa mengamankan posisinya dalam jangka panjang.
Meski demikian keputusan Honda mempertahankan duet Mir dan Marini untuk 2026 sejatinya masuk akal. Mengganti pebalap di musim terakhir sebelum perubahan regulasi besar dinilai berisiko. Honda memilih kontinuitas agar proses pengembangan motor tidak terganggu oleh adaptasi pebalap baru.
Langkah ini memberi Honda waktu untuk mengevaluasi arah proyek mereka secara menyeluruh. Jika diperlukan perombakan besar, 2027 menjadi momentum yang lebih tepat untuk reset total, baik dari sisi teknis maupun susunan pebalap.
Bagi Mir dan Marini, musim 2026 bisa menjadi ujian penentuan. Selain membantu Honda membangun motor yang kompetitif, mereka juga harus membuktikan bahwa diri mereka layak dipertahankan di tengah ambisi besar pabrikan Jepang tersebut.
Artikel Tag: joan mir, Luca Marini, Honda
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/ambisi-honda-bangkit-di-2027-buat-posisi-joan-mir-dan-luca-marini-terancam
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini