Aturan Baru MotoGP 2026: Pebalap Tak Boleh Restart di Run Off Area
Franco Morbidelli ketika alami kecelakaan di MotoGP Italia
Berita MotoGP: Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) resmi mengumumkan perubahan penting pada aturan keselamatan di MotoGP 2026. Regulasi baru ini mengatur ulang prosedur restart motor setelah kecelakaan demi melindungi keselamatan marshal lintasan.
FIM secara resmi mengumumkan perubahan besar pada regulasi restart motor yang akan berlaku mulai musim MotoGP 2026. Aturan baru ini juga diterapkan di ajang World Superbike dan seluruh kejuaraan balap sirkuit di bawah naungan FIM.
Mulai 2026, pebalap tidak lagi diperbolehkan menyalakan kembali motor mereka di area lintasan atau run off area setelah terjatuh dan mesin motor mati. Sebelumnya pebalap masih diizinkan mencoba menghidupkan motor di area tersebut, sebuah praktik yang kerap terlihat dalam sesi latihan, kualifikasi, bahkan balapan.
FIM menilai prosedur lama berpotensi menimbulkan situasi berbahaya, karena membuat marshal dan pebalap berada di area run off saat sesi masih berlangsung. Risiko ini semakin besar di tengah kecepatan MotoGP modern yang semakin ekstrem.
Dalam aturan terbaru, setiap motor yang mati setelah kecelakaan wajib segera dipindahkan oleh marshal ke balik pembatas lintasan atau ke jalur servis yang aman. Upaya menyalakan kembali motor hanya boleh dilakukan di area tersebut, bukan di run off area atau di atas lintasan.
Dalam surat resmi yang dikirimkan FIM kepada pengelola sirkuit, federasi nasional, promotor, IRTA, serta komisi balap sirkuit, FIM menegaskan bahwa keselamatan marshal menjadi prioritas utama dari perubahan ini.
“Setelah kecelakaan atau masalah teknis, setiap motor yang tidak menyala di lintasan atau run off area harus segera dipindahkan ke balik garis perlindungan pertama,” tulis FIM dalam pernyataan resminya. “Motor tidak boleh dinyalakan kembali di lintasan atau run off area.”
Meski demikian, pebalap masih diperbolehkan melanjutkan sesi atau balapan apabila motor mereka tetap menyala setelah insiden. Namun marshal memiliki kewenangan penuh untuk melarang motor kembali ke lintasan jika ditemukan kerusakan berbahaya, seperti kebocoran cairan.
Dalam World Superbike, aturan ini memiliki sedikit perbedaan teknis. Pada sesi latihan dan Superpole, pebalap tetap dapat kembali ke pit lewat lintasan, sementara dalam balapan mereka masih bisa melanjutkan tanpa harus masuk pit, selama prosedur keselamatan dipatuhi.
FIM mengakui bahwa aturan ini mungkin menimbulkan tantangan pada tahap awal penerapan. Namun mereka menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah meminimalkan risiko bagi para marshal lintasan yang selama ini berada di garis terdepan keselamatan balap.
Artikel Tag: MotoGP 2026, FIM
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/aturan-baru-motogp-2026-pebalap-tak-boleh-restart-di-run-off-area
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini