Bos Ducati Sebut Kontrak 4 Tahun Bagnaia Bersama Aprilia Kurang Ideal
Gigi Dall'Igna dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia masih menjadi sorotan di MotoGP. Kali ini, Bos Ducati, Luigi Dall'Igna mengungkap alasan mengapa dirinya tidak pernah menyukai kontrak jangka panjang seperti yang diterima Bagnaia di Aprilia.
Keputusan Francesco Bagnaia menerima kontrak berdurasi empat musim dari Aprilia mulai MotoGP 2027 kembali menjadi bahan perbincangan. Meski kepindahan juara dunia dua kali itu sudah lama diprediksi, durasi kontraknya dinilai cukup mengejutkan karena mencakup era regulasi baru MotoGP yang akan dimulai pada 2027.
General Manager Ducati, Luigi Dall'Igna, mengaku menghormati keputusan mantan anak buahnya tersebut. Namun ia secara terbuka menyatakan tidak terlalu suka dengan kontrak jangka panjang untuk seorang pembalap.
Dalam wawancara bersama Motosprint, Dall'Igna menegaskan bahwa kerja sama ideal antara tim dan pembalap seharusnya berlangsung selama dua musim.
"Saya tidak pernah menyukai kontrak jangka panjang. Menurut saya kontrak dua tahun adalah pilihan yang paling tepat," kata Dall'Igna.
Menurut insinyur asal Italia itu, durasi dua tahun sudah cukup memberikan stabilitas bagi kedua belah pihak, sekaligus membuka ruang untuk mengevaluasi kerja sama apabila hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan.
"Kontrak dua tahun memberikan kestabilan, tetapi juga memberikan kebebasan bagi kedua pihak untuk mengambil keputusan apabila situasinya tidak berjalan dengan baik. Karena itu saya akan tetap memilih kontrak dua tahun," ujarnya.
Terlepas dari perbedaan pandangan tersebut, Dall'Igna tetap mengenang kebersamaannya dengan rider yang akrab dijuluki Pecco ini sebagai salah satu periode terbaik dalam kariernya di Ducati.
"Kami menginginkan Pecco dan dia juga menginginkan kami. Seolah memang sudah ditakdirkan untuk bekerja sama," ucap Dall'Igna.
Ia mengaku momen paling berkesan adalah saat Ducati dan Bagnaia merebut gelar juara dunia MotoGP 2022 pada balapan terakhir musim tersebut. Gelar itu sekaligus mengakhiri penantian panjang Ducati sejak terakhir kali menjadi juara dunia bersama Casey Stoner pada 2007.
"Itu adalah kenangan yang akan saya bawa seumur hidup. Ketika mengingatnya, saya masih bisa merasa emosional karena itu juga menjadi gelar MotoGP pertama dalam karier saya," katanya.
Dall'Igna menilai perpisahan antara Bagnaia dan Ducati merupakan sesuatu yang wajar setelah menjalin kerja sama dalam waktu yang lama. Pecco sendiri telah membela Ducati sejak 2019 dan memperkuat tim pabrikan mulai musim 2021. Selama periode tersebut, ia mempersembahkan dua gelar juara dunia pada 2022 dan 2023 sebelum akhirnya memilih memulai tantangan baru bersama Aprilia pada 2027.
Dengan regulasi baru MotoGP yang akan menggunakan mesin 850 cc dan ban Pirelli mulai musim depan, keputusan Aprilia mengikat sang juara dunia dua kali itu hingga empat tahun akan menjadi salah satu proyek paling menarik untuk disaksikan dalam beberapa musim mendatang.
Artikel Tag: Ducati, aprilia, Francesco Bagnaia, Luigi Dall’Igna, MotoGP 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/bos-ducati-sebut-kontrak-4-tahun-bagnaia-bersama-aprilia-kurang-ideal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini