Bos MotoGP Ungkap Masalah di Phillip Island yang Sering Terlupakan
Balapan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island akan segera dialihkan ke Sirkuit Jalan Raya di Adelaide.
Berita MotoGP - MotoGP Australia akan mengakhiri perjalanan panjangnya di Phillip Island dan beralih ke Adelaide. Carlos Ezpeleta mengungkap sejumlah persoalan di lokasi ini yang menurutnya kerap terlupakan karena penggemar hanya mengingat keseruan balapan di sana.
Phillip Island akan segera kehilangan statusnya sebagai tuan rumah MotoGP Australia setelah bertahun-tahun menjadi salah satu sirkuit paling ikonik dalam kalender kejuaraan dunia.
Mulai 2027, balapan MotoGP Australia dijadwalkan berlangsung di Adelaide. Keputusan tersebut memang mendapat sorotan dari sejumlah penggemar karena Phillip Island dikenal sebagai salah satu lintasan yang mampu menghasilkan balapan menarik.
Namun Carlos Ezpeleta selaku deputi CEO MotoGP Group menilai keputusan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kualitas balapan.
Berbicara kepada sejumlah media, termasuk Motosprint, Ezpeleta mengatakan Phillip Island memiliki sejumlah kendala yang membuat keberadaannya di kalender MotoGP semakin sulit dipertahankan.
"Sayangnya, sirkuit ini memiliki beberapa keterbatasan. Saya sudah menyaksikan banyak balapan menarik di sana, tetapi orang-orang hanya mengingat momen-momen bagus dan melupakan banyak masalah yang ada," ujar Ezpeleta.
Menurutnya, persoalan utama berkaitan dengan akses menuju pulau ini serta fasilitas di sekitar kawasan tersebut.
"Sirkuit ini tetap unik dan indah, dan kami ingin berterima kasih atas komitmen mereka selama bertahun-tahun. Namun, kondisi jalan, hotel, ketersediaan akomodasi di pulau, serta jaraknya dari Melbourne merupakan beberapa masalah yang kami hadapi," lanjutnya.
Pemerintah Australia sebenarnya sempat memiliki rencana untuk memodernisasi fasilitas di pulau tersebut. Namun, MotoGP menilai Adelaide menawarkan potensi yang lebih besar.
"Adelaide memiliki potensi yang jauh lebih besar," kata Ezpeleta.
Keputusan tersebut membuat MotoGP akan meninggalkan salah satu lintasan yang paling disukai pembalap. Phillip Island memiliki karakter cepat dengan sejumlah tikungan berkecepatan tinggi yang kerap menghasilkan pertarungan ketat.
Legenda MotoGP asal Australia, Casey Stoner, sebelumnya juga mengakui akses ke sirkuit ini memang tidak mudah dijangkau. Meski begitu, ia menilai pengalaman yang ditawarkan sirkuit tersebut tetap sepadan.
Di sisi lain, Jack Miller justru melihat Adelaide sebagai peluang untuk membantu perkembangan MotoGP di Australia.
MotoGP sendiri telah memperkenalkan gambaran virtual sirkuit Adelaide yang akan digunakan. Desain tersebut sekaligus berusaha menjawab kekhawatiran terkait aspek keselamatan balapan di kawasan perkotaan.
Ezpeleta bahkan melihat Adelaide sebagai proyek yang berpotensi menjadi contoh untuk menghadirkan balapan MotoGP di kota-kota lain pada masa depan.
"Kami akan menciptakan pengalaman unik bagi penggemar dan para profesional, kemudian kita akan melihat apakah konsep ini bisa diterapkan di tempat lain di dunia," tuturnya.
Dengan demikian, MotoGP tidak sekadar mencari pengganti Phillip Island, tetapi juga membuka babak baru untuk konsep balapan di Australia.
Artikel Tag: phillip island, Adelaide, MotoGP Australia, Carlos Ezpeleta
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/bos-motogp-ungkap-masalah-di-phillip-island-yang-sering-terlupakan
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini