Davide Tardozzi Heran Lihat Insiden Ban Pecah Marquez

Penulis: Viggo Tristan
Minggu 01 Mar 2026, 22:10 WIB - 303 views
Davide Tardozzi heran dengan insiden ban pecah Marc Marquez di Buriram.

Davide Tardozzi heran lihat insiden ban pecah Marc Marquez. (Gambar: Sport Quotidiano)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Petinggi Ducati yaitu Davide Tardozzi merasa heran dengan insiden ban pecah dari Marc Marquez. Sebab, manuver yang dilakukan Marquez cenderung sudah umum sebelum-sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, nasib sial mendatangi Marc Marquez pada pagelaran GP Thailand. Ia mengalami ban pecah pada putaran-putaran akhir sehingga harus puas DNF. Bicara soal insiden tersebut, Davide Tardozzi mengatakan bahwa itu disebabkan karena Marquez yang menghantam kerbs dengan cukup keras. Manuver Marquez itu membuat rangka dari roda motornya bengkok sehingga ban langsung pecah seketika. Meskipun secara teori sudah dipahami, tetapi Tardozzi mengaku tidak pernah melihat insiden serupa sebelumnya.

"Sayangnya, dia menabrak kerbs dengan cukup keras di Tikungan 4, dan peleknya patah. Karena itulah dia kehilangan tekanan udara, dan dia terpaksa berhenti. Dia menabrak tepi puncak tikungan dan rodanya patah. Tidak, saya tidak ingat pernah melihat hal seperti itu. Kita bisa mengatakan itu adalah kesalahan, tetapi dia benar-benar tidak beruntung karena banyak pembalap keluar jalur di Tikungan 4 dan tidak ada yang mengalami masalah ini. Pokoknya, begitulah. [Dia berkata] dia menabrak kerbs, dia tidak tahu mengapa, tetapi peleknya meledak," ucap Tardozzi saat diwawancara oleh media setempat.

Tardozzi sendiri enggan memusingkan lebih lanjut soal insiden Marquez. Ia ingin move on karena tahu betul Marquez tidak mengalami kecelakaan yang membuat kondisi fisiknya makin parah.

Artikel Tag: Marc Marquez, motogp, Davide Tardozzi

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/davide-tardozzi-heran-lihat-insiden-ban-pecah-marquez
303
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini