Ducati Akui Sudah Coba Segala Cara Demi Bantu Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia dan Davide Tardozzi
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia masih kesulitan menemukan performa terbaik bersama Ducati pada MotoGP 2026. Di tengah situasi tersebut, mantan kru Jorge Lorenzo mengungkap bahwa Ducati sudah mencoba berbagai solusi, bahkan beberapa permintaan Bagnaia yang dinilai tidak masuk akal.
Francesco Bagnaia kembali menghadapi periode sulit bersama Ducati. Juara dunia MotoGP dua kali tersebut kini menjadi pembalap dengan posisi terendah di antara pengguna Ducati GP26, yakni menempati peringkat kesembilan klasemen.
Situasinya semakin mengkhawatirkan setelah Bagnaia hanya mengumpulkan 16 poin dalam lima akhir pekan balapan sejak terakhir kali naik podium pada MotoGP Ceko. Catatan tersebut mengingatkan pada penurunan performanya pada paruh kedua musim 2025.
Sebelumnya, percakapan Bagnaia dengan Fabio Di Giannantonio di MotoGP San Marino sempat terekam mikrofon televisi. Bagnaia terdengar mengatakan dirinya tidak memiliki kendali penuh terhadap pengaturan motor.
Bagnaia kemudian menjelaskan bahwa pernyataannya sebagian diambil di luar konteks dan muncul karena frustrasi dengan situasi yang dihadapinya.
Namun mantan kepala kru Jorge Lorenzo, Ramon Forcada, memberikan gambaran mengenai upaya Ducati dalam mengatasi persoalan tersebut. Menurutnya, tim sudah mencoba hampir semua kemungkinan untuk membuat GP26 kembali sesuai dengan kebutuhan Bagnaia.
"Dari apa yang saya bicarakan dengan tim Ducati, mereka sudah menguji semuanya, bahkan hal-hal yang terlihat irasional. Ada beberapa hal yang membuat Anda berpikir, 'Itu tidak akan berhasil', tetapi mereka tetap mengujinya," kata Forcada dalam podcast Duralavita.
"Mereka sudah mencoba semuanya, seperti penggunaan cakram rem berukuran besar tahun lalu. Benar-benar semua kemungkinan sudah dicoba."
Forcada menjelaskan bahwa situasi tersebut juga menjadi dilema bagi teknisi. Ketika seorang pembalap merasa motornya tidak bekerja dengan baik, teknisi tetap harus memberikan kesempatan untuk mencoba perubahan yang diminta meskipun mereka meyakini solusi tersebut tidak akan berhasil.
Salah satu perubahan yang sempat memberikan hasil positif terjadi saat Bagnaia menggunakan cakram rem lebih besar pada MotoGP Aragon tahun lalu. Ia finis ketiga dan kemudian meraih tiga podium dalam lima balapan, sebelum kembali mengalami penurunan performa setelah jeda musim panas.
Menurut Valentino Rossi yang memantau langsung MotoGP San Marino, Bagnaia terlihat mengalami banyak pergerakan pada bagian belakang motor saat melakukan pengereman. Hal tersebut mengindikasikan pengaturan motornya belum sepenuhnya sesuai.
Ducati disebut menduga persoalan Bagnaia berkaitan dengan faktor psikologis, tetapi sang pembalap tetap meyakini masalah utamanya berasal dari aspek teknis.
Kerja sama Bagnaia dan Ducati masih akan berlangsung hingga delapan minggu kedepan sebelum ia hijrah ke Aprilia.
Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/ducati-akui-sudah-coba-segala-cara-demi-bantu-francesco-bagnaia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini