Fabio Quartararo Buka Suara Usai Dituding Bertahan di Yamaha Karena Uang
Fabio Quartararo
Berita MotoGP - Fabio Quartararo menegaskan keputusannya bertahan di Yamaha hingga akhir 2026 bukan semata hanya karena gaji yang fantastis. Pembalap asal Prancis itu mengaku benar-benar percaya pada proyek Yamaha ketika memutuskan memperpanjang kontrak untuk musim 2025 dan 2026.
Fabio Quartararo bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada 2021 sebagai pengganti Valentino Rossi. Pada musim debutnya bersama tim tersebut, Quartararo langsung meraih gelar juara dunia MotoGP.
Ia bahkan sempat berada dalam persaingan untuk mempertahankan gelar pada 2022 sebelum Francesco Bagnaia melakukan kebangkitan dan merebut titel tersebut.
Namun, setelah kemenangan terakhirnya di MotoGP Jerman 2022, Quartararo belum kembali merasakan kemenangan. Dalam periode tersebut, ia hanya mengoleksi enam podium.
Situasi tersebut membuat keputusan Quartararo memperpanjang kontrak Yamaha pada 2024 cukup menarik perhatian. Pasalnya, ia disebut memiliki sejumlah pilihan lain, termasuk peluang bergabung dengan Aprilia dan opsi dari tim satelit Ducati.
Quartararo akhirnya memilih bertahan. Belakangan, keputusan tersebut kerap dikaitkan dengan besarnya nilai kontrak yang diterimanya. Namun, pembalap Prancis itu membantah anggapan tersebut.
"Saya tidak bisa menyesali keputusan apa pun karena ketika saya memutuskan bertahan untuk 2025 dan 2026, saya benar-benar percaya pada proyek ini. Bukan karena saya berpikir, 'Saya akan bertahan satu tahun lagi dan bersantai,'" ujar Quartararo kepada Motorbike Magazine.
"Orang-orang mengatakan itu karena uang, tetapi yang tidak mereka ketahui adalah saya sudah mendapatkan banyak uang dari kontrak sebelumnya. Itu bukan sesuatu yang baru."
Keyakinan Quartararo terhadap Yamaha memang sempat mendapat alasan untuk dipertahankan. Pada 2025, Yamaha mulai menunjukkan perkembangan dengan Quartararo meraih lima pole position.
Namun kecepatan dalam satu lap tersebut belum mampu diterjemahkan menjadi hasil balapan secara konsisten. Quartararo beberapa kali kehilangan posisi atau terjatuh ketika harus menghadapi motor-motor yang lebih cepat.
Quartararo juga menyoroti perubahan arah Yamaha yang mulai fokus mengembangkan mesin V4. Menurutnya, keputusan tersebut membuat pengembangan motor yang sedang digunakannya terhenti.
"Saya percaya pada proyek ini. Ketika kami memulai 2025, semuanya terlihat bagus. Kami meraih tiga pole position beruntun di Jerez, Le Mans, dan Silverstone. Kami juga meraih podium di Jerez dan hampir menang di Silverstone."
"Pada satu titik, mereka berhenti mengembangkan motor untuk fokus pada V4. Saya tidak menyesali keputusan apa pun. Apakah itu berhasil? Tidak. Tetapi saya tidak menyesalinya."
Fabio Quartararo kemudian memutuskan berpisah dengan Yamaha dan menandatangani kontrak bersama Honda untuk musim 2026. Ia menganggap sudah waktunya bagi kedua pihak untuk mengambil jalan masing-masing.
"Untuk bagian saya, saya sudah memberikan yang terbaik. Saya tidak berpikir ada penyesalan. Saya rasa sudah waktunya bagi kami berdua untuk berpisah," tutur Quartararo.
Artikel Tag: yamaha, Fabio Quatararo, MotoGP 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/fabio-quartararo-buka-suara-usai-dituding-bertahan-di-yamaha-karena-uang
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini