Francesco Bagnaia Cerita Soal Penderitaannya di GP AS
Francesco Bagnaia mengaku menderita di GP AS. (Gambar: Automotornews)
Berita MotoGP : Pembalap Ducati Lenovo yaitu Francesco Bagnaia menceritakan kesulitannya pada pagelaran MotoGP AS kemarin. Ia tidak punya grip ban belakang yang solid sehingga harus puas finish di posisi 10 saja.
Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit COTA itu, Francesco Bagnaia tidak bisa berbuat banyak secara keseluruhan. Komposisi ban belakang yang tidak sesuai harapan membuat kecepatannya tidak maksimal dan menurun drastis di putaran-putaran akhir. Meski sudah berjuang sekuat tenaga, tetapi Bagnaia hanya bisa menduduki peringkat 10 yang jauh dari kata memuaskan. Bicara soal hasil kurang apik tersebut, Bagnaia menceritakan penderitaannya.
"Jujur saja, saya mulai kesulitan sejak pagi. Bahkan saat pemanasan, saya tidak merasa seperti kemarin; motornya jauh lebih berat, dan sulit untuk mempertahankan kecepatan masuk tikungan yang sama seperti di sepanjang akhir pekan. Kemudian di balapan, begitu saya mulai, saya merasa tidak dalam kondisi yang baik. Grip ban belakang sedikit lebih rendah, mungkin karena kondisi lintasan, dan saya mulai kesulitan," ucap Bagnaia.
"Saya hanya menunggu sampai ban pembalap lain di depan mulai aus, tetapi ban saya sendiri mulai aus. Jadi tanpa banyak usaha, saya langsung menghancurkan ban belakang. Saya hanya mencoba sedikit mendorong dengan empat lap tersisa untuk menjaga Marc dan Enea di belakang, tetapi dua lap terakhir adalah mimpi buruk karena saya berisiko mengalami kecelakaan," pungkasnya.
Artikel Tag: motogp, Francesco Bagnaia, GP AS
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/francesco-bagnaia-cerita-soal-penderitaannya-di-gp-as
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini