Francesco Bagnaia Minta MotoGP Tiru Sistem WSBK Agar Lebih Adil

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 03 Agu 2026, 14:02 WIB - 176 views
Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Francesco Bagnaia mengusulkan perubahan format MotoGP dengan meniru sistem World Superbike. Pembalap Ducati tersebut menilai posisi start terlalu menentukan hasil balapan dan menyebut sistem kualifikasi saat ini memiliki kelemahan besar.

Francesco Bagnaia kembali menyoroti salah satu persoalan yang menurutnya menjadi kelemahan dalam format MotoGP saat ini. Pembalap Ducati itu mengusulkan agar hasil Sprint Race digunakan untuk menentukan posisi start balapan utama, seperti yang diterapkan di World Superbike.

Usulan tersebut muncul ketika Bagnaia masih kesulitan menemukan konsistensi bersama Ducati. Setelah mengalami masalah besar dengan GP25 sepanjang musim 2025, performanya belum sepenuhnya pulih pada MotoGP 2026.

Salah satu persoalan yang paling menonjol adalah performanya pada sesi kualifikasi. Bagnaia beberapa kali harus memulai balapan dari posisi yang kurang ideal sehingga membuat pekerjaannya pada Sprint Race maupun balapan utama menjadi lebih berat.

Menurut Bagnaia, posisi start memiliki pengaruh besar terhadap peluang seorang pembalap meraih hasil maksimal.

"Jelas, saat ini semakin jauh ke depan Anda memulai balapan, semakin baik, karena memulai dari belakang merupakan kerugian besar," ujar Bagnaia seperti dikutip Mundo Deportivo.

Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu kemudian menyoroti konsekuensi dari format kualifikasi yang digunakan saat ini. Dalam satu sesi kualifikasi, kesalahan kecil dapat berdampak terhadap dua balapan sekaligus.

"Selain itu, dengan hanya satu sesi kualifikasi, jika Anda melakukan kesalahan, Anda akan mendapat masalah untuk dua balapan, Sprint dan balapan Minggu. Itu merupakan keterbatasan besar," katanya.

Bagnaia kemudian menawarkan solusi dengan mengadopsi sistem yang digunakan WSBK. Di kejuaraan tersebut, posisi start balapan kedua dapat dipengaruhi hasil balapan sebelumnya.

"Menurut saya, ide yang bagus adalah menerapkan sistem yang digunakan di WSBK, yaitu menggunakan hasil Sprint Race untuk menentukan grid balapan utama. Solusi seperti itu tidak buruk," ujar Bagnaia.

Format tersebut dianggap dapat memberi kesempatan kepada pembalap untuk memperbaiki posisi start setelah mengalami hasil buruk pada sesi kualifikasi.

Bagi Bagnaia, perubahan tersebut juga dapat membuat persaingan lebih menarik karena pembalap tidak sepenuhnya kehilangan peluang hanya akibat satu kesalahan pada sesi kualifikasi.

Musim 2026 sendiri masih menjadi periode sulit bagi Bagnaia. Ia berada di posisi kedelapan klasemen dan tertinggal 65 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin.

Situasi itu membuat musim 2027 menjadi momentum penting bagi Francesco Bagnaia. Ia akan meninggalkan Ducati dan bergabung dengan Aprilia, sehingga kepindahan tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk kembali menemukan performa terbaiknya.

Artikel Tag: Ducati, wsbk, Francesco Bagnaia, MotoGP 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/francesco-bagnaia-minta-motogp-tiru-sistem-wsbk-agar-lebih-adil
176
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini