Honda, Yamaha dan Ducati Dikabarkan Tolak Gelar MotoGP Qatar Akibat Konflik

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 17 Okt 2026, 20:10 WIB - 164 views
Para Bos Tim MotoGP Yamaha, Honda, Ducati, Aprilia, sedang berdiskusi dengan Bos MotoGP Carlos Ezpeleta

Para Bos Tim MotoGP sedang berdiskusi dengan Bos MotoGP Carlos Ezpeleta

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Gelaran MotoGP Qatar 2026 masih dibayangi ketidakpastian akibat konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Seorang petinggi tim rival memperkirakan Honda dan Yamaha akan mengajukan keberatan resmi jika balapan tetap digelar, sementara Ducati juga berpotensi mengambil sikap serupa.

MotoGP Qatar 2026 menghadapi ketidakpastian di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai situasi keamanan di Timur Tengah. Meski balapan dijadwalkan berlangsung pada 6-8 November, muncul dugaan bahwa sejumlah pabrikan besar akan menentang penyelenggaraannya jika tidak dibatalkan atau dipindahkan ke lokasi lain.

Menurut laporan GPOne, suasana di paddock MotoGP menunjukkan minimnya antusiasme terhadap rencana menggelar balapan di Qatar. Kekhawatiran bertambah setelah muncul laporan mengenai eskalasi konflik, termasuk serangan lintas perbatasan yang melibatkan kelompok Houthi Yaman di Arab Saudi.

Francesco Bagnaia sebelumnya juga telah menyampaikan kekhawatirannya mengenai kemungkinan para pebalap harus memasuki wilayah konflik untuk mengikuti satu seri balapan.

Seorang manajer tim MotoGP yang tidak disebutkan namanya memperkirakan pabrikan Jepang akan mengajukan keberatan resmi. Ia menilai kebijakan kepatuhan perusahaan dapat memengaruhi keputusan Honda dan Yamaha, termasuk bagi staf yang bekerja di bawah kontrak dengan perusahaan induk mereka.

“Saya memperkirakan pabrikan Jepang akan mengajukan keberatan resmi jika acara tersebut tidak dibatalkan atau dipindahkan, mengingat kebijakan kepatuhan mereka yang ketat,” ujar sumber tersebut kepada GPOne.

Ia juga memperkirakan Ducati dapat mengambil sikap serupa karena berada di bawah naungan Grup Audi. Jika ketiga pabrikan tersebut menolak berpartisipasi, penyelenggaraan balapan akan menghadapi persoalan besar mengingat posisi mereka dalam persaingan MotoGP.

Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa Honda, Yamaha, maupun Ducati telah secara resmi mengajukan keberatan. Pernyataan tersebut masih berupa perkiraan dari seorang sumber anonim.

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, sebelumnya menegaskan bahwa Grand Prix Qatar tetap dijadwalkan berlangsung tahun ini selama tidak ada perubahan keadaan yang mengharuskan keputusan berbeda.

Pembatalan satu seri juga berpotensi memengaruhi perebutan gelar juara dunia 2026. Jika GP Qatar tidak digelar tanpa pengganti, sebanyak 37 poin yang seharusnya tersedia akan hilang dari kalender. Kondisi itu dapat memengaruhi persaingan Marc Marquez dan Jorge Martin, serta mempersempit kesempatan Marco Bezzecchi mengejar ketertinggalan di klasemen.

Keputusan akhir mengenai nasib GP Qatar masih bergantung pada perkembangan situasi keamanan dan keputusan resmi penyelenggara MotoGP.

Gelaran MotoGP Qatar 2026 masih dibayangi ketidakpastian akibat konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Seorang petinggi tim rival memperkirakan Honda dan Yamaha akan mengajukan keberatan resmi jika balapan tetap digelar, sementara Ducati juga berpotensi mengambil sikap serupa.

Artikel Tag: Honda, Ducati, yamaha, motogp qatar

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/honda-yamaha-dan-ducati-dikabarkan-tolak-gelar-motogp-qatar-akibat-konflik
164
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini