Jack Miller Dipuji Tetap Profesional Meski Dipastikan Didepak Pramac
Jack Miller
Berita MotoGP - Jack Miller menghadapi situasi sulit setelah santer dikabarkan kehilangan kursinya di Pramac Yamaha untuk MotoGP 2027. Namun pembalap asal Australia itu justru menuai pujian karena tetap menunjukkan komitmen penuh di tengah ketidakpastian masa depannya.
Masa depan Jack Miller di MotoGP tampaknya semakin mendekati akhir. Meski Yamaha baru mengumumkan susunan pembalap tim pabrikan untuk musim 2027, paddock MotoGP meyakini posisi Miller di Pramac Yamaha akan digantikan pembalap Moto2, Izan Guevara, yang merupakan bagian dari program pengembangan Yamaha.
Sejumlah laporan juga menyebut Miller akan melanjutkan karier di ajang World Superbike bersama Yamaha mulai musim depan. Jika benar terwujud, maka MotoGP 2026 akan menjadi musim terakhirnya di kelas utama setelah lebih dari satu dekade berkarier.
Di tengah situasi tersebut, mantan pembalap MotoGP sekaligus pengamat TNT Sports, Neil Hodgson, justru memberikan apresiasi tinggi kepada Miller. Menurutnya, pembalap berusia 31 tahun itu tetap menunjukkan sikap profesional meski mengetahui peluang bertahannya di MotoGP hampir tertutup.
"Yang mengesankan dari Jack adalah kami semua tahu dia hampir pasti kehilangan kursinya musim depan. Namun dia tidak mengeluh, tidak menyerah, dan tidak pernah berkata bahwa semuanya sudah selesai. Dia tetap bekerja seperti biasa dengan komitmen maksimal setiap akhir pekan," ujar Hodgson.
Penampilan Miller di MotoGP Jerman menjadi bukti. Ia berhasil menembus sesi Q2 untuk ketiga kalinya musim ini sebelum akhirnya finis di posisi ke 12 saat balapan utama. Hasil tersebut bahkan lebih baik dibandingkan rekan setimnya, Toprak Razgatlioglu, serta pembalap tim pabrikan Yamaha, Alex Rins.
Sepanjang musim 2026, Miller juga memainkan peran penting dalam pengembangan motor Yamaha, termasuk proyek mesin V4 yang dipersiapkan menghadapi perubahan regulasi MotoGP 2027. Meski beberapa kali mengkritik performa motor M1, ia tetap aktif memberikan masukan teknis kepada tim.
Sikap Miller dinilai kontras dengan sejumlah pembalap lain yang juga menghadapi ketidakjelasan masa depan. Di Tech3 KTM, Maverick Vinales misalnya, beberapa kali melontarkan kritik terbuka kepada tim setelah dipastikan tidak masuk rencana untuk musim 2027. Penampilannya di Sachsenring pun mengecewakan setelah finis paling belakang pada Sprint dan gagal menyelesaikan balapan utama.
Dengan pengalaman lebih dari 200 start di MotoGP, Jack Miller tetap menunjukkan profesionalisme hingga akhir masa baktinya. Terlepas dari apakah ia benar-benar pindah ke WorldSBK musim depan, sikapnya dalam menghadapi tekanan menjadi contoh bahwa komitmen seorang pembalap tidak hanya diukur dari hasil di lintasan, tetapi juga dari cara menghadapi situasi sulit.
Artikel Tag: Jack Miller, Pramac, MotoGP 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/jack-miller-dipuji-tetap-profesional-meski-dipastikan-didepak-pramac
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini