Jorge Lorenzo: Marco Bezzecchi Harusnya Dihukum Seperti Rossi pada 2015

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 25 Jun 2026, 21:08 WIB - 365 views
Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Jorge Lorenzo ikut angkat bicara soal hukuman yang diterima Marco Bezzecchi usai insiden dengan marshal di MotoGP Ceko. Mantan juara dunia MotoGP itu menilai Bezzecchi memang pantas mendapat sanksi, tetapi bukan berupa larangan tampil dalam balapan.

Kontroversi hukuman yang dijatuhkan kepada Marco Bezzecchi setelah insiden dengan marshal di MotoGP Ceko masih menjadi perdebatan di lingkungan MotoGP. Salah satu suara terbaru datang dari Jorge Lorenzo yang menilai keputusan FIM terlalu keras, meski ia tetap menganggap pembalap Aprilia itu bersalah.

Bezzecchi menjadi sorotan setelah memukul seorang marshal sebanyak dua kali usai terjatuh dalam Sprint Race di Brno. Tindakan tersebut membuat FIM menjatuhkan hukuman larangan mengikuti balapan utama Grand Prix Ceko, sebuah keputusan yang langsung memicu pro dan kontra.

Aprilia bahkan mengajukan banding karena menganggap hukuman tersebut tidak sebanding dengan pelanggaran yang dilakukan pembalap asal Italia itu.

Lorenzo termasuk pihak yang tidak sepenuhnya setuju dengan keputusan tersebut. Menurut juara dunia MotoGP tiga kali itu, Bezzecchi seharusnya tetap dihukum, tetapi dengan bentuk sanksi yang berbeda.

"Saya tidak akan menjatuhkan hukuman larangan balapan. Saya lebih memilih membuatnya start dari posisi paling belakang atau memberikan double long lap penalty," kata Lorenzo kepada GPOne.

Usulan tersebut mengingatkan pada hukuman yang pernah diterima Valentino Rossi pada akhir musim 2015. Saat itu Rossi harus memulai balapan penentuan gelar di Valencia dari posisi paling belakang setelah insiden kontroversial dengan Marc Marquez di Sepang, Malaysia.

Menurut Lorenzo, hukuman untuk Bezzecchi seharusnya berada di level yang mirip. Ia menilai tindakan pembalap Aprilia tersebut memang tidak bisa dibenarkan, tetapi tidak sampai menyebabkan cedera kepada marshal yang terlibat.

"Tentu dia salah karena memberikan tamparan kecil itu, tetapi dia tidak melukai marshal tersebut," ujarnya.

Lorenzo juga mencoba menjelaskan situasi emosional yang dialami Bezzecchi saat kejadian berlangsung. Dalam pandangannya, pembalap yang sedang berjuang memperebutkan gelar dunia bisa kehilangan kendali emosi ketika merasa peluangnya terancam akibat sebuah insiden yang dianggap tidak perlu.

"Menjadi juara dunia adalah impian hidup seorang pembalap. Mungkin dia berpikir kehilangan poin karena kesalahan orang lain bisa merusak peluangnya. Frustrasi dalam situasi seperti itu sangat besar," lanjut Lorenzo.

Meski membela Bezzecchi dalam aspek hukuman, Jorge Lorenzo tetap menegaskan bahwa tindakan terhadap marshal tidak boleh ditoleransi. Ia memahami alasan FIM menjatuhkan sanksi berat karena ingin memberikan pesan tegas kepada seluruh pembalap, terutama generasi muda, bahwa perilaku serupa tidak boleh terulang.

Kini sorotan beralih ke MotoGP Belanda di Assen. Setelah kehilangan poin penting di Brno akibat hukuman tersebut, Marco Bezzecchi diprediksi akan tampil dengan motivasi berlipat untuk menjaga peluangnya dalam persaingan gelar musim 2026.

Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, MotoGP Ceko, Marco Bezzecchi

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/jorge-lorenzo-marco-bezzecchi-harusnya-dihukum-seperti-rossi-pada-2015
365
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini