Manajer Joan Mir Setuju MotoGP Terapkan Transfer Window Seperti Sepak Bola
Joan Mir dan Sang Manajer, Paco Sanchez, saat merayakan gelar juara MotoGP 2020.
Berita MotoGP - Wacana penerapan transfer window di MotoGP mendapat dukungan dari manajer Joan Mir dan Raul Fernandez, Paco Sanchez. Menurutnya sistem bursa transfer yang berlangsung terlalu dini dapat memengaruhi fokus dan motivasi pembalap sepanjang musim.
MotoGP tengah mempertimbangkan perubahan dalam mekanisme bursa transfer pembalap. Salah satu gagasan yang muncul adalah menerapkan transfer window, seperti yang sudah lama digunakan dalam sepak bola.
Wacana tersebut muncul setelah bursa pembalap MotoGP 2027 berlangsung sangat cepat. Sejumlah kepindahan besar bahkan sudah diumumkan ketika musim MotoGP 2026 masih berjalan.
Perpindahan Pedro Acosta ke Ducati, Fabio Quartararo ke Honda, hingga Jorge Martin ke Aprilia menjadi beberapa contoh bagaimana komposisi tim untuk musim berikutnya sudah banyak ditentukan jauh sebelum kompetisi 2026 berakhir.
Situasi tersebut mendapat perhatian dari Paco Sanchez, manajer Joan Mir dan Raul Fernandez. Ia menilai pembatasan periode negosiasi justru dapat membuat persaingan di bursa pembalap menjadi lebih sehat.
"Itu akan menjadi langkah yang bagus, tanpa diragukan lagi," tulis Sanchez melalui X.
Menurut Sanchez sistem yang berlaku saat ini dapat memberikan dampak negatif kepada pembalap maupun tim. Pasalnya, seorang pembalap bisa saja sudah mengetahui bahwa dirinya akan berganti tim atau kehilangan tempat ketika musim masih berlangsung.
"Sistem saat ini tidak menguntungkan tim maupun pembalap bagus. Banyak dari mereka kehilangan fokus dan motivasi ketika mengetahui akan pindah ke merek lain atau bahkan tersingkir dari persaingan sebelum kejuaraan dimulai," lanjutnya.
Jika diterapkan, transfer window akan membatasi periode ketika tim dan pembalap diperbolehkan melakukan negosiasi untuk musim berikutnya. Langkah tersebut diharapkan membuat isu kepindahan pembalap tidak terlalu mengganggu jalannya kompetisi.
Menariknya, Sanchez sendiri terlibat langsung dalam sejumlah perpindahan besar untuk musim 2027. Joan Mir telah dipastikan meninggalkan Honda dan bergabung dengan Gresini Racing mulai musim depan. Ia akan mengendarai Ducati dengan spesifikasi pabrikan.
Sementara itu, Raul Fernandez akhirnya bertahan bersama Trackhouse Racing untuk 2027. Dengan demikian, kedua pembalap yang berada di bawah naungan Sanchez sudah memiliki kepastian mengenai masa depan mereka.
MotoGP sendiri memang menghadapi perubahan besar dalam komposisi pembalap menuju era regulasi baru 2027. Karena itu, wacana transfer window berpotensi menjadi salah satu pembahasan penting untuk membuat bursa pembalap lebih teratur
Artikel Tag: joan mir, Raul Fernandez, MotoGP 2026, MotoGP 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/manajer-joan-mir-setuju-motogp-terapkan-transfer-window-seperti-sepak-bola
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini