Marc Marquez Akui Harus Kendalikan Diri Agar Tak Terjebak Cedera Lagi
Marc Marquez
Berita MotoGP: Cedera panjang tidak hanya menguji fisik Marc Marquez, tetapi juga mengubah cara pandangnya sebagai pebalap. Sang juara dunia tujuh kali kini menyadari bahwa dirinya harus lebih dikendalikan agar tidak terjebak dalam siklus cedera yang sama.
Sebagai salah satu pebalap tersukses dalam sejarah MotoGP, Marc Marquez kerap dikenal dengan gaya balap agresif dan keberaniannya mengambil risiko. Namun, serangkaian cedera berat membuatnya sampai pada satu kesadaran penting dalam kariernya.
Setelah meraih gelar juara dunia MotoGP 2025 bersama Ducati, Marquez justru kembali diterpa musibah. Ia mengalami patah tulang coracoid dan kerusakan ligamen bahu akibat insiden pada lap pertama MotoGP Indonesia 2025, setelah tersenggol Marco Bezzecchi. Cedera itu memaksanya menjalani operasi dan menghentikan musim lebih cepat.
Dalam wawancara dengan La Sexta, Marquez mengakui bahwa rasa sakit membuat dirinya berubah. Ia bahkan menyebut ada fase ketika ia merasa benar benar hancur secara mental.
“Ada masa ketika cedera membuat saya seperti manusia yang rusak. Saya tidak ingin bertemu siapa pun, tidak ingin bicara dengan siapa pun,” ujar Marquez.
Ia juga mengungkap bagaimana cedera lengan kanannya pada 2020 meninggalkan dampak psikologis mendalam. Saat itu, rasa sakit membuat emosinya sulit dikendalikan, bahkan terhadap keluarga sendiri.
“Rasa sakit mengubah karakter seseorang. Saat cedera lengan dulu, saya melampiaskan emosi kepada keluarga saya, dan mereka mengingatkan hal itu. Sekarang mereka bilang merasa lebih lega karena saya mau ditahan,” katanya.
Menurut Marquez, ada tiga fase penting dalam proses pemulihan cedera. Pertama adalah fase terpuruk, lalu fase bertahan di tengah rasa sakit, dan terakhir fase kesabaran.
“Di fase tengah itu, saya sudah ada secara fisik, tapi tidak sepenuhnya hadir. Di situlah keluarga dan orang terdekat menahan saya, dan sekarang saya membiarkan mereka melakukan itu,” ucapnya.
Gelar juara dunia 2025 bersama Ducati menjadi bukti bahwa Marquez berhasil bangkit dari cedera parah yang mengubah arah kariernya sejak 2020. Namun, ia menyadari bahwa kemenangan saja tidak cukup jika harus dibayar dengan penderitaan fisik berulang.
Kini menjelang MotoGP 2026, Marquez memilih pendekatan yang lebih matang. Ia tetap kompetitif, tetapi tidak lagi memaksakan diri seperti dahulu, demi menjaga kariernya tetap berada di jalur yang benar.
Artikel Tag: Marc Marquez, MotoGP 2026, Ducati
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-akui-harus-kendalikan-diri-agar-tak-terjebak-cedera-lagi
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini