Marc Marquez dan Bagnaia Beda Nasib di Aragon, Begini Tanggapan Bos Ducati
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Gigi Dall’Igna memberikan pujian tinggi kepada Marc Marquez setelah meraih kemenangan di Sprint dan MotoGP Aragon 2026. Berbanding terbalik dengan performa Francesco Bagnaia yang justru membuat CEO Ducati Corse tersebut merasa khawatir.
Marquez tampil sempurna dengan mengamankan 37 poin maksimal di Aragon, sedangkan Bagnaia gagal finis setelah mengalami kecelakaan dalam balapan utama.
Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di Sirkuit MotorLand Aragon. Pembalap Ducati tersebut menyapu bersih kemenangan pada Sprint dan Grand Prix, sekaligus menghidupkan kembali peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Hasil sempurna itu mendapat apresiasi tinggi dari CEO Ducati Corse, Gigi Dall’Igna. Menurutnya, Marquez mampu bangkit dengan cara luar biasa setelah menjalani akhir pekan yang mengecewakan di MotoGP Inggris.
"Setelah akhir pekan yang kurang meyakinkan di Silverstone, Marc kembali dengan kemenangan Grand Prix, yang keempat musim ini. Dia menjalani akhir pekan yang luar biasa dengan meraih kemenangan Sprint ke-20, sebuah rekor sepanjang masa, serta kemenangan MotoGP kedelapan di sirkuit ini," tulis Dall’Igna melalui akun LinkedIn miliknya.
Dall’Igna menilai keberhasilan Marquez mengamankan seluruh 37 poin yang tersedia di Aragon menunjukkan kualitasnya sebagai seorang juara.
"Di fase penting musim ini, Marc berhasil meraih seluruh 37 poin yang tersedia. Itu menunjukkan betapa hebatnya seorang juara," lanjutnya.
Menurut Dall’Igna, Marquez tidak sekadar memanfaatkan kondisi, tetapi benar-benar mengendalikan kedua balapan. Pembalap asal Spanyol itu mampu menentukan kapan harus memimpin dan kapan meningkatkan jarak dari para rivalnya.
Namun kebahagiaan Ducati di Aragon tidak sepenuhnya lengkap. Francesco Bagnaia justru menjalani salah satu akhir pekan terburuknya musim ini.
Bagnaia hanya finis ke-11 dalam Sprint sebelum terjatuh pada lap keenam Grand Prix saat berada di posisi ketujuh. Masalah utama kembali berkaitan dengan perasaan Bagnaia terhadap Desmosedici, sesuatu yang juga dialaminya di Silverstone.
"Kami harus terus bekerja sama dan berkomitmen untuk menyelesaikan situasi ini agar dia bisa kembali ke level performa yang layak dia dapatkan. Ini penting bagi kami semua, baik untuk Pecco maupun Ducati," ujar Dall’Igna.
MotoGP akan berlanjut ke Misano pada 11-13 September. Ducati berharap karakter lintasan dengan grip tinggi serta pengalaman Bagnaia di sana dapat membantunya menemukan kembali performa terbaik.
Artikel Tag: Marc Marquez, Francesco Bagnaia, motogp aragon
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-dan-bagnaia-beda-nasib-di-aragon-begini-tanggapan-bos-ducati
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini