Marquez Pilih Anaknya Jadi Pesepak Bola Daripada Pembalap

Penulis: Kayla Nasyidah
Jumat 09 Jan 2026, 05:21 WIB - 404 views
Marquez Pilih Anaknya Jadi Pesepak Bola Daripada Pembalap - sumber: (motorsport)

Marquez Pilih Anaknya Jadi Pesepak Bola Daripada Pembalap - sumber: (motorsport)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP kali ini datang dari Marc Marquez yang sedang dalam fase akhir pemulihan cedera bahu kanannya, yang dialaminya di Mandalika, Indonesia. Setelah merayakan gelar juara MotoGP ketujuhnya, Marquez diwawancarai oleh La Sexta di musim dingin ini. Stasiun televisi tersebut menampilkan program khusus yang mengisahkan perjuangan Marquez untuk kembali ke puncak setelah lebih dari empat tahun menghadapi cedera dan perjalanan karier yang penuh tantangan.

Dalam wawancara panjang yang ditayangkan pada Selasa (6/1/2026), dan direkam sepenuhnya di Cervera (Lleida), kota kelahirannya, pembalap Ducati ini membuka sisi dirinya yang jarang diketahui publik dan menyentuh aspek-aspek pribadi. Salah satu pernyataan tegasnya muncul ketika ditanya apakah dia ingin anaknya mengikuti jejaknya sebagai pembalap. "Saya tidak mau. Saya memikirkannya dan saya berkata, ‘Kasihan anak itu’. Dia akan sangat menderita karena warisan saya," ungkap Marquez dengan tegas.

Marc Marquez dan saudaranya Alex terlihat merayakan gelar juara di Cervera, dan Marquez menambahkan bahwa meskipun anak-anaknya mungkin mendapat kemudahan secara ekonomi, hal itu tidak akan memberikan semangat yang sama. Dia lebih suka jika anaknya terlibat dalam olahraga seperti sepak bola atau tenis.

Kembali ke motor

Beberapa pekan yang lalu, pembalap nomor #93 ini kembali berlatih dengan motor offroad setelah pemeriksaan menunjukkan bahwa tulang di bahunya telah sembuh dengan baik. Minggu ini, ia berencana untuk mengendarai motor jalan raya Panigale V4 di Aspar Circuit, Valencia. Tujuannya adalah mencapai kondisi fisik terbaik menjelang tes pertama 2026 yang akan digelar di Sepang (Malaysia) pada 3-5 Februari.

Marquez berbagi tentang tiga fase yang dialami selama cedera. Fase pertama adalah ketika dia merasa hancur dan tidak ingin berinteraksi dengan siapa pun. Fase kedua adalah ketika dia merasa sudah baik-baik saja, namun sebenarnya belum sepenuhnya pulih. Fase terakhir adalah fase kesabaran, di mana dia harus menahan diri untuk tidak langsung kembali ke motor.

Marquez juga menanggapi pertanyaan mengenai masa depan pensiunnya. "Hal tersulit bagi seorang atlet adalah mengetahui kapan dan bagaimana cara pensiun," ujarnya. Dia menyadari bahwa tubuhnya mungkin akan memaksanya pensiun lebih cepat daripada yang diinginkan pikirannya.

Selain itu, Marquez juga menyinggung tentang kritik yang diterimanya di media sosial. Dia menyatakan bahwa meskipun membaca komentar buruk bisa memengaruhi, sekarang dia lebih kebal terhadapnya. Menurutnya, media sosial seharusnya memiliki identitas yang jelas untuk mencegah anonimitas yang sering digunakan untuk menyebarkan kritik negatif.

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/marquez-pilih-anaknya-jadi-pesepak-bola-daripada-pembalap
404
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini